Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 24 Jun 2024 20:50 WIT

PLN Papua Siagakan 3 Tower ERS Guna Tingkatkan Keandalan Listrik di Sorong


					Ilustrasi Gardu Induk (GI) Aimas. (PLN) Perbesar

Ilustrasi Gardu Induk (GI) Aimas. (PLN)

KABARPAPUA.CO, Sorong – PT PLN (Persero) menghadirkan tiga tower Emergency Restoration System (ERS) untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sorong, Papua Barat Daya.

Kehadiran tower ERS ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan transmisi yang dapat menyebabkan aliran listrik dari pembangkit terputus.

Tower ERS berfungsi untuk menggantikan sementara peran tower transmisi yang mengalami kerusakan. Konstruksi tower ERS yang memang dirancang untuk dapat dimobilisasi dengan mudah menjadikannya solusi terbaik dalam kondisi darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi pada tower transmisi.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Evy Haryadi, menjelaskan bahwa selain menyiagakan tower ERS, PLN juga membentuk tim khusus untuk memantau potensi gangguan tower transmisi dan memasang tower ERS di lokasi gangguan.

“Pembentukan tim ERS ini menunjukkan bahwa PLN selalu proaktif dalam mempersiapkan diri sebelum terjadi gangguan,” ujar Evy.

Sistem Kelistrikan Sorong Terbesar Kedua di Papua

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN secara simbolis meresmikan Tim ERS PLN UP3B Papua. (PLN)

Sistem kelistrikan Sorong merupakan sistem terbesar kedua di Papua setelah Jayapura. Sistem kelistrikan ini dengan beban puncak 52 MW dan daya mampu 68,5 MW. Keandalan sistem kelistrikan Sorong didukung oleh jalur transmisi sepanjang 43,44 kilometer, 6 unit trafo, dan 4 unit Gardu Induk.

PLN juga meresmikan pusat pengendalian sistem kelistrikan Sorong yang terletak di Kawasan PLTD Klasaman. Pusat pengendalian ini akan menjadi pusat informasi dan komando pengoperasian sistem kelistrikan di Sorong.

Evy berharap dengan adanya control center akan menjadi tempat yang lebih nyaman. Selain itu juga bisa lebih fokus untuk mengoperasikan sistem dengan baik, apalagi dengan potensi tambahan pembangkit baru 4×7 MW yang tentunya perlu diatur dan dikendalikan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono, berharap pusat pengendalian sistem Sorong dan tower ERS dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sorong.

Apalagi Sorong saat ini sudah menjadi ibukota provinsi, sehingga ekspektasi masyarakat terhadap keandalan listrik semakin tinggi. “PLN akan selalu berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan,” kata Budiono. *** (Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Sambut HUT Ke-81 RI, 1.203 Pelanggan di Tanah Papua Nikmati Promo Tambah Daya PLN

29 July 2026 - 20:22 WIT

Fit and Proper Test Komisaris dan Direksi Baru Bank Papua Masih Tertunda

29 July 2026 - 17:02 WIT

MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi

27 July 2026 - 13:03 WIT

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Trending di BISNIS