Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 18 Dec 2025 00:22 WIT

PLN IP UBP Holtekamp Pastikan Keandalan Listrik Jayapura Jelang Perayaan Nataru


					Kantor PLN IP UBP Holtekamp Jayapura. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Kantor PLN IP UBP Holtekamp Jayapura. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- PLN Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Holtekamp memastikan keandalan listrik jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru).

Asisten Manajer Operasi PLTU Holtekamp, Nanang Eka Saputra, kepada media di Jayapura,  Rabu 17 Desember 2025 menyampaikan sistem kelistrikan Jayapura memiliki daya mampu sekitar 110 megawatt (MW), sementara beban puncak harian berkisar antara 95 hingga 100 MW.

Menurut Nanang, beban puncak listrik di Jayapura terbagi menjadi dua waktu, yakni siang dan malam hari. Beban siang cenderung fluktuatif, sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

 “Kalau cuaca mendung seperti hari ini, pemakaian AC dan alat elektronik rumah tangga menurun, jadi beban siang tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Namun, beban puncak malam hari relatif stabil, berkisar 95–100 MW, dan biasanya meningkat pada momen-momen khusus seperti nataru. “Pernah tercatat beban puncak tertinggi mencapai 108 MW, terutama di bulan Desember,” ujarnya.

Kantor PLN IP UBP Holtekamp Jayapura. Foto: Imelda/KabarPapua.co

Dia menyebut Kompleks pembangkit listrik di Holtekamp terdiri dari tiga unit utama yakni PLTMG Jayapura (kapasitas 50 MW), 

PLTMG PR (kapasitas 40 MW), dan PLTU Holtekamp sendiri (kapasitas 20 MW).

Ketiga pembangkit ini berada di bawah dua direktorat berbeda gas dan batubara dengan total daya mampu mencapai 110 MW.

Selain itu, sistem kelistrikan Jayapura juga didukung oleh pembangkit lain seperti PLTA Genyem (20 MW) dan PLTD Waena dan Doyo Baru (sekitar 11 MW).

Atas hal tersebut pihaknya menegaskan pentingnya cadangan daya dalam sistem kelistrikan.  “Tidak semua unit pembangkit beroperasi penuh sepanjang tahun karena ada jadwal pemeliharaan rutin. Cadangan daya ini penting untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujarnya.

Nanang menambahkan dengan beban puncak tertinggi sekitar 100 MW dan daya mampu 110 MW, sistem Jayapura masih memiliki cadangan daya sekitar 10 MW setiap harinya.” Ini menjadi penyangga penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik, terutama saat permintaan melonjak,” ujarnya. ***  (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Harga LPG Non-Subsidi di Papua Naik, Pertamina Pastikan Stok Terpenuhi

6 May 2026 - 06:48 WIT

Kata Pelaku Ekonomi Papua Terkait World Press Freedom Day di Jayapura

4 May 2026 - 22:57 WIT

Sosok Srikandi PLN Terangi Ujung Timur Indonesia

2 May 2026 - 16:41 WIT

Akselerasi “Papua Terang” untuk Keandalan Listrik di Manokwari dan Teluk Bintuni

1 May 2026 - 12:47 WIT

Ribuan Pelanggan di Papua Nikmati Promo Tambah Daya “Power Up Real” PLN

30 April 2026 - 12:51 WIT

Pertamina Siapkan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera di Wayame

29 April 2026 - 13:56 WIT

Trending di BISNIS