Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 17 Aug 2025 21:53 WIT

PLN di Bumi Papua Siaga Penuh Pastikan Keandalan Listrik pada HUT RI


					Petugas PLN saat mengamankan keandalan listrik pada perayaan HUT ke 80 RI di Lapangan Mandala Kota Jayapura. Foto: PLN Papua Perbesar

Petugas PLN saat mengamankan keandalan listrik pada perayaan HUT ke 80 RI di Lapangan Mandala Kota Jayapura. Foto: PLN Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat menyiagakan ratusan personel dan beragam peralatan untuk mengamankan 61 lokasi prioritas, termasuk tempat-tempat upacara dan objek vital lainnya dalam perayaan kemerdekaan HUT ke-80 RI.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menyatakan, masa siaga kelistrikan telah ditetapkan sejak 16 – 18 Agustus 2025. “Kondisi kelistrikan dipastikan aman dan normal,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh tim telah melakukan persiapan secara komprehensif, mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, hingga distribusi listrik ke pelanggan.

Untuk menyukseskan masa siaga ini, PLN mengerahkan total 1.639 personel yang terdiri dari 566 pegawai dan 1.073 tenaga alih daya. “Semua personel dalam keadaan siap. Tim akan bertugas di 64 posko siaga yang tersebar di delapan Sistem Besar di Papua dan Papua Barat,” katanya.

Diksi menyampaikan, kesiapsiagaan tidak hanya terbatas pada personel, tetapi juga peralatan. “Material cadang gangguan tersedia dalam jumlah cukup untuk kategori distribusi, gardu induk, transmisi, dan pembangkit,” jelasnya.

Sebagai antisipasi, PLN juga menyiapkan 135 unit genset, 48 unit gardu bergerak (UGB), 21 unit uninterruptible power supply (UPS), dan 9 unit kabel bergerak (UKB) serta unit kabel dan kubikel bergerak (UKKB).

Kesiapan ini juga didukung oleh neraca daya yang aman. Diksi memaparkan, beban puncak total di seluruh sistem Papua dan Papua Barat diproyeksikan sebesar 351 MW, dengan daya mampu pasok mencapai 501,5 MW. “Ini memberikan cadangan daya sebesar 150,5 MW, yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” imbuhnya.

Khusus untuk 8 sistem besar di bawah PLN UIW Papua dan Papua Barat, total daya mampu tercatat sebesar 387,2 MW, dengan beban puncak 289,5 MW. Ini menyisakan cadangan daya sebesar 97,7 MW, yang menunjukkan kondisi sistem kelistrikan yang andal.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam memasang atribut kemerdekaan, khususnya yang berpotensi mengganggu instalasi kelistrikan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan yang tidak diinginkan dan memastikan perayaan Hari Kemerdekaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Siapkan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera di Wayame

29 April 2026 - 13:56 WIT

Cara PLN Percepat Transformasi Layanan di RSUD Raja Ampat

29 April 2026 - 13:28 WIT

Jeritan Pengusaha Plastik di Serui Saat Harga Meroket Dua Kali Lipat

24 April 2026 - 12:37 WIT

BI: Partisipasi Responden Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Papua Selatan

22 April 2026 - 22:31 WIT

Bahan Baku Mahal, Harga Tahu di Serui Naik

22 April 2026 - 20:10 WIT

Pastikan Pasokan Terjaga, Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong

22 April 2026 - 17:29 WIT

Trending di BISNIS