Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 12 Jun 2026 19:37 WIT

Fescend ke-3 2026: Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua 


					Suasana pelaksanaan Fescend ke-3 Tahun 2026 mengusung tema: “Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” . (Foto dok: BI Papua) Perbesar

Suasana pelaksanaan Fescend ke-3 Tahun 2026 mengusung tema: “Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” . (Foto dok: BI Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menyelenggarakan Festival Cenderawasih (Fescend) ke-3 Tahun 2026 pada tanggal 8-21 Juni 2026 di Kota Jayapura, Provinsi Papua. 

Fescend ke-3 Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” merupakan bentuk sinergi dan transformasi digital dalam mendukung penguatan ekonomi Papua yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Acara resmi dibuka dan digelar di Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua, di Kota Jayapura, Papua, pada Kamis, 11 Juni 2026,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Warsono dalam siaran persnya kepada media di Papua pada Jumat, 12 Juni 2026. 

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Yunianto bersama Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM dan Transmigrasi Provinsi Papua Jimmy A. Y. Thesia dan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Febiola Iriani Ohei.

Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Yunianto dalam sambutannya menyampaikan,pelaksanaan Fescend ke-3 tahun 2026 menunjukkan semangat bersama membangun perekonomian Papua yang adaptif berbasis kearifan lokal, perkembangan teknologi, serta penciptaan nilai tambah merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan. 

“Melalui sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun mitra kerja terkait, serta optimisme tinggi, kami yakin perekonomian Papua yang inklusif, berdaya saing, terdigitalisasi, dan berkelanjutan dapat terwujud secara merata demi mendukung kesejahteraan masyarakat Papua,” jelas Warsono.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM dan Transmigrasi Provinsi Papua, Jimmy A. Y. Thesia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua atas konsistensi dan komitmennya menyelenggarakan festival strategis ini. 

“Dimana fescend bukan sekadar perayaan seni dan budaya, melainkan telah menjelma menjadi motor penggerak inovasi, pameran produk unggulan, dan episentrum kolaborasi ekonomi kreatif di tanah Papua,” terang Warsono.

Pemukulan tifa bersama dalam pembukaan Fescend ke-3 Tahun 2026 pada 8-21 Juni 2026 di Kota Jayapura, Papua. (Foto dok: BI Papua)

Fescend Forum dan Fescend Fair

Menurut Warsono, rangkaian Fescend ke-3 Tahun 2026 dimulai melalui berbagai kegiatan pre-event hingga 2 (dua) rangkaian utama, yaitu Fescend Forum dan Fescend Fair

“Fescend Forum akan dilaksanakan pada 8–12 Juni 2026 yang mencakup berbagai kegiatan penguatan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi, antara lain pelatihan UMKM, sertifikasi, business matching pembiayaan UMKM, talkshow, serta edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha,” jelasnya. 

Selanjutnya, kata Warsono, Fescend Fair akan dilaksanakan pada 19–21 Juni 2026 di Mall Jayapura yang menghadirkan pameran produk UMKM unggulan Papua, QRIS Shopping Rally, talkshow interaktif, serta berbagai perlombaan untuk meningkatkan partisipasi dan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan digital. 

Menurut Warsono, beberapa pre-event juga telah terselenggara yaitu pengembangan UMKM sepertionboarding digital UMKM Program MATOA 2026, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah seperti pendampingan Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA).

“Juga pendampingan dan sertifikasi halal produk UMKM Papua dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (JULEHA), Pengembangan Profil Investasi Daerah dalam Papua Economic and Investment Forum (PEIF), serta Perluasan Akseptansi Digitalisasi Pembayaran QRIS melalui penyelenggaraan Syiar Halal Fair pakai QRIS (SHAFAR),” terang Warsono.

Warsono juga mengatakan, salah satu bentuk kebaruan aspek inklusivitas pada Fescend ke-3, yaitu peluncuran Fescend Fair Mart terintegrasi, yang menghadirkan berbagai produk UMKM, termasuk produk UMKM masyarakat asli Papua yang telah terkurasi hasil sinergi BI bersama pemerintah daerah dan seluruh mitra kerja di Papua. 

“Kehadiran wadah ini diharapkan dapat memperluas akses pemasaran, memperkuat ekosistem ekonomi digital, serta meningkatkan daya saing UMKM Papua secara inklusif dan berkelanjutan,” kata Warsono. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Listrik Tanpa Kedip Hadir di Festival Danau Sentani 2026 Foto

12 September 2026 - 19:25 WIT

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Siapkan Hampir 1.000 Paket Bapok untuk Masyarakat

11 September 2026 - 19:14 WIT

KM Ciremai Docking, Pelni Siapkan KM Dobonsolo Layani Rute Serui

10 September 2026 - 23:27 WIT

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Energize Listrik 555 kVA untuk The Seven Hotel Merauke

10 September 2026 - 19:43 WIT

Perumdam Kepulauan Yapen: Penemuan Mayat di Bukit Toraja Tak Berkaitan dengan Pemadaman Air

10 September 2026 - 14:21 WIT

Bantu Korban Kebakaran, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Holtekamp Hadir untuk Masyarakat

10 September 2026 - 11:57 WIT

Trending di BISNIS