Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 2 May 2026 16:01 WIT

Pesan Mendalam Wabup Jayawijaya saat Meresmikan Milagatnem Jayawijaya


					Wabup Jayawijaya saat meresmikan Kapel Katolik Milagatnem Jayawijaya. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co Perbesar

Wabup Jayawijaya saat meresmikan Kapel Katolik Milagatnem Jayawijaya. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Wamena– Wabup Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meresmikan Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem, Paroki Elagaima, Kamis 30 April 2026.

Wabup menyoroti fenomena banyaknya umat, terutama kaum muda yang memilih untuk beraktivitas di kota. Hal ini dikhawatirkan akan membuat gereja-gereja daerah asal kehilangan fungsinya sebagai pusat persekutuan umat.

“Kita semua bersusah payah membangun gedung gereja ini dengan tetesan keringat dan pengorbanan. Jadi, jangan biarkan gereja ini kosong,” kata Wabup.

Dia berpesan kepada para kepala kampung agar dana kampung dapat dipakai untuk keperluan umum, salah satunya kebutuhan gereja, sesuai dengan kesepakatan umat. “Jika ada kekurangan dalam gereja bisa dilengkapi melalui dana kampung untuk membangun. Kami pikir kepentingan bersama untuk gereja, jangan hanya berpikir untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Wabup berharap masalah sepele bisa menghambat pembangunan gereja, karena hal tersebut hanya sebagai penghambat jalannya pembangunan. “Jika ada umat yang ingin membantu tolong dihargai, jangan hanya suka memprotes, jadinya gereja akan lama proses pembangunanya,” kata Ronny.

Wabup Jayawijaya juga sangat menyayangkan masih banyak pemuda-pemuda yang mabuk-mabukan dan palang jalan. “Tadi kami sempat dihalangi oleh orang mabuk saat perjalanan ke sini, sangat disayangkan masih banyak pemuda-pemuda yang mabuk dan menghalangi jalan. Tidak ada untungnya mabuk-mabukan, apalagi sekarang sudah ada lagi pemakai ganja, saya tegaskan stop tanam-tanam ganja, perilaku ini hanya merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Ronny Elopere berharap para pemuda bisa memikirkan masa depan dengan lebih baik dan mulai meninggalkan kebiasaan buruk yang merugikan. “Pemuda harus menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan justru menjadi penghambat aktivitas masyarakat melalui aksi mabuk-mabukan atau pemalangan jalan,” katanya. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tiga Momentum Satu Semangat untuk Kemajuan Perempuan Jayawijaya

30 April 2026 - 10:38 WIT

Bimtek Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi di Lingkungan Pemkab Jayawijaya

29 April 2026 - 21:09 WIT

HUT ke-30 OTDA, Pemkab Jayawijaya Maksimalkan Potensi Lokal

27 April 2026 - 11:38 WIT

Bupati Jayawijaya Melepas 42 Jemaah Haji ke Arab Saudi

24 April 2026 - 21:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Gelar Turnamen Futsal Tingkat SMP se-Kabupaten Jayawijaya

24 April 2026 - 20:54 WIT

Kolaborasi Pemkab Jayawijaya-GKI Betlehem Dirikan Sekolah Lansia

24 April 2026 - 15:30 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA