Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 17 Jun 2026 15:54 WIT

Perkuat Akurasi Data Perencanaan Daerah, Bapperida Papua Tengah Gelar Pelatihan SIG


					Foto bersama dalam pelatihan SIG, yang digelar di Aula Guest House Bapperida Provinsi Papua Tengah, Nabire. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Foto bersama dalam pelatihan SIG, yang digelar di Aula Guest House Bapperida Provinsi Papua Tengah, Nabire. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Memperkuat akurasi data dalam perencanaan pembangunan daerah, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah Bidang Fisik dan Prasarana menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG).

Kegiatan strategis yang digelar di Aula Guest House Bapperida Provinsi Papua Tengah, Nabire, Papua Tengah, Rabu, 17 Juni 2026 ini, diikuti puluhan aparatur sipil negara dan perencana daerah, guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pemetaan spasial modern, yakni integrasi sistem pengumpulan, analisis, dan visualisasi data geografi secara digital.

Pelatihan ini difokuskan pada pengenalan konsep dasar geospasial hingga praktik langsung penggunaan perangkat lunak pemetaan. Peserta dibekali keterampilan untuk mengintegrasikan data statistik dengan titik koordinat wilayah.

Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Elieser Yogi menekankan, penguasaan teknologi geospasial sangat penting di era digital saat ini. Alasannya, data yang disajikan lebih faktual, berbasis lokasi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara visual maupun analitik.

“Mengapa hal ini penting, karena memiliki peran dan fungsi mendukung pembangunan daerah, terkait pemetaan. Ini juga mencakup koordinat suatu program dilaksanakan. Sehingga saat pemerintah menyusun kebijakan, kami sudah ada data yang akurat dan terintegrasi,” jelas Elieser.

Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dan menghadirkan narasumber dari World Resources Institute (WRI) dengan sesi simulasi penyusunan peta digital komprehensif oleh para peserta.

“Kedepannya, Bapperida Provinsi Papua Tengah berkomitmen untuk terus mengintegrasikan teknologi SIG ke dalam seluruh dokumen perencanaan daerah, demi pelayanan publik yang lebih efisien dan efektif,” terang Elieser.

Dikutip dari beberapa laman, SIG memiliki peran yang sangat penting, diantaranya, perencanaan tata ruang dan wilayah, inventarisasi sumber daya alam, optimalisasi infrastruktur, distribusi layanan publik, dan mitigasi bencana. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Festival Kopi Papua Tengah 2026 Sukses Digelar, Perkuat Ekonomi Petani dan Ekosistem Kopi Daerah

31 October 2026 - 21:01 WIT

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH