Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 8 Dec 2025 19:30 WIT

Pengguna EV Masif di Papua, PLN Catatkan Kenaikan Transaksi SPKLU Hingga November 2025


					Pengguna EV semakin masif di Papua, PLN catatkan kenaikan transaksi SPKLU hingga November 2025. (Foto dok: PLN Papua)
Perbesar

Pengguna EV semakin masif di Papua, PLN catatkan kenaikan transaksi SPKLU hingga November 2025. (Foto dok: PLN Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – PT PLN (Persero) terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik dalam rangka mendukung pengguna electric vehicle yang semakin masif. 

Tersedianya 19 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh tanah Papua,disambut positif masyarakat, terbukti dengan adanya lonjakan signifikan pada aktivitas transaksi pengisian daya.

Tercatat adanya kenaikan jumlah transaksi penggunaan SPKLU hingga 88,54 persen menjadi 724 kali transaksi pada November 2025, dibandingkan dengan periode yang sama pada November 2024 yaitu sebesar 384 kali transaksi.

“Hal ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa upaya PLN dalam memfasilitasi transisi energi di Timur Indonesia berjalan cukup efektif,” jelas General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar dalam siaran persnya ke media, Senin, 8 Desember 2025.

Menurut Diksi, PLN terus melakukan langkah strategis dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik. Langkah ini juga selaras dengan target pemerintah untuk mendukung transisi dari energi fosil khususnya di sektor transportasi dalam menuju Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060.

“Pembangunan infrastruktur pendukung charging EV terus dilakukan di berbagai titik-titik strategis, seperti pusat perbelanjaan, pusat bisnis hingga perkantoran. PLN ingin memastikan masyarakat pengguna EV di Indonesia dapat melakukan perjalanan senyaman mungkin,” jelas Diksi.

Pengguna EV semakin masif di Papua, PLN catatkan kenaikan transaksi SPKLU hingga November 2025. (Foto dok: PLN Papua)

Selain itu dari total SPKLU yang ada, kata Diksi, tercatat konsumsi listrik yang diserap EV juga meningkat pesat sebesar 131,73 persen, dari 8.230 kilowatt hour (kWh) pada November 2024 menjadi 19.072 kWh pada November 2025 (year on year). 

“Peningkatan ini menunjukkan adanya respon positif dari masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan,” terangnya.

Diksi juga mengatakan, tak hanya mendorong pemerataan ketersediaan SPKLU di tanah Papua, PLN juga telah menyediakan semua layanan terkait kebutuhan kendaraan listrik dalam aplikasi PLN Mobile. 

“Melalui PLN Mobile, pengguna EV dapat memanfaatkan berbagai fitur yang ada untuk membantu perjalanan dan kenyamanan saat menggunakan kendaraan listrik,” kata Diksi. 

Salah satu inovasi terbaru adalah fitur Trip Planner. Fitur ini memberikan informasi lengkap di mana lokasi SPKLU, jarak tempuh, dan kebutuhan pengisian daya, sehingga pengguna dengan mudah dan nyaman menikmati perjalanan tanpa perlu kuatir kehabisan daya kendaraan listrik. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sosok Srikandi PLN Terangi Ujung Timur Indonesia

2 May 2026 - 16:41 WIT

Pertamina Siapkan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera di Wayame

29 April 2026 - 13:56 WIT

Cara PLN Percepat Transformasi Layanan di RSUD Raja Ampat

29 April 2026 - 13:28 WIT

Jeritan Pengusaha Plastik di Serui Saat Harga Meroket Dua Kali Lipat

24 April 2026 - 12:37 WIT

BI: Partisipasi Responden Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Papua Selatan

22 April 2026 - 22:31 WIT

Bahan Baku Mahal, Harga Tahu di Serui Naik

22 April 2026 - 20:10 WIT

Trending di BISNIS