Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR NDUGA · 14 Feb 2024 20:54 WIT

Pencoblosan di Nduga Aman Terkendali Pakai Sistem Noken


					Masyarakat menyalurkan hak pilih di TPS Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu 14 Februari 2024. (Ist) Perbesar

Masyarakat menyalurkan hak pilih di TPS Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu 14 Februari 2024. (Ist)

KABARPAPUA.CO, Nduga – Penjabat Bupati Nduga, Dr. Edison Nggwijangge melakukan pemantauan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TOS) di Kenyam ibukota Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Dari pemantauan, Edison memastikan pencoblosan berjalan dengan lancar dan aman terkendali. Pencoblosan di Kabupaten Nduga sendiri masih memakai sistem noken.

“Kita sistem noken, namun iitu sudah disepakati masing-masing TPS dan dapilnya untuk tentukan pilihan mereka. Kita sebagai pemerintah hanya mengawasi agar semuanya bisa terlaksanakan secara damai,” kata Edison, Rabu 14 Februari 2024.

Menurut Edison, lancarnya pencoblosan di wilayah Kabupaten Nduga berket kerja sama semua pihak. Koordinasi yang baik bersama TNI-Polri, pihak penyelenggara dan masyarakat membuat pemilu lancar.

“Mudah-mudahan hingga sampai pada perhitungan suara tidak ada hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya Pemilu,” ucapnya.

Edison meminta semua elemen terus mengantisiapasi dengan berkomunikasi baik,sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik. Hingga saat ini situasi Nduga di seluruh 32 Distrik masing aman dan kondusif.

Mengenal Sistem Noken di Papua

Penjabat Bupati Nduga, Edison Nggwijangge memantau pelaksanaan pencoblosan di TPS Kota Kenyam, Rabu 14 Februari 2024. (Ist)

Sistem Noken adalah pola pemungutan suara dalam pemilu yang dilakukan di beberapa daerah di Pulau Papua. Sistem ini berbeda dengan yang biasa dilakukan di mayoritas wilayah lain di Indonesia.

Noken sebenarnya nama dari sebuah benda yang akrab bagi masyarakat Papua di beberapa wilayah. Noken adalah tas anyaman yang terbuat dari serat kayu.

Sistem noken berkaitan langsung dengan kepala adat atau suku. Tak lepas dari budaya masyarakat Papua yang sangat menghormati kepala adat atau suku.

Pemungutan suara pemilu tidak bisa dilakukan di semua wilayah pedalaman Papua. Sistem ini dilakukan secara kolektif menggunakan noken. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 178 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

32 Pejabat Dilantik, Pj Bupati Nduga: Jalankan Tugas dengan Bertanggung Jawab

5 April 2024 - 21:19 WIT

Kemendagri Apresiasi Kinerja dan Inovasi Pj Bupati Nduga Pulihkan Kondisi Daerah

28 March 2024 - 23:15 WIT

KPUD Nduga Tercepat Selesaikan Pleno Rekapitulasi Suara di Papua Pegunungan

9 March 2024 - 18:07 WIT

Pleno Pemilu Kabupaten Nduga Pindah ke Wamena karena Masalah Internet

2 March 2024 - 17:15 WIT

Wujud Cinta Kasih, Pj Bupati Nduga Bagikan 1.512 Sepatu Sekolah Gratis

27 February 2024 - 19:25 WIT

Kesepakatan Damai 2 Kelompok Warga di Nduga, Ini Poinnya

18 February 2024 - 20:27 WIT

Trending di KABAR NDUGA