Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 3 Jun 2026 18:35 WIT

Pencarian Korban Ledakan Bom di Biak Diperluas  


					Sejumlah barang bukti yang ditemukan pascaledakan di kawasan perikanan Biak. Foto: Humas Polda Papua. Perbesar

Sejumlah barang bukti yang ditemukan pascaledakan di kawasan perikanan Biak. Foto: Humas Polda Papua.

KABARPAPUA.CO, Biak–  Tim gabungan Polda Papua memperluas pencarian korban ledakan bom peninggalan perang dunia ke-II yang terjadi di kawasan perikanan Biak.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan dalam rangka mempercepat proses pencarian, tim gabungan memperluas area penyisiran dari radius 500 meter menjadi 1 kilometer dari titik kejadian perkara. 

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan serta mengantisipasi adanya material berbahaya lain di sekitar lokasi,” ujar Cahyo, Rabu 3 Juni 2026.

Hasilnya, tim gabungan menemukan beberapa bagian atau serpihan tubuh manusia yang selanjutnya telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Biak guna dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.

Selain kegiatan pencarian korban, Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Papua juga masih melaksanakan sterilisasi di lokasi kejadian guna memastikan area tersebut aman dari kemungkinan adanya sisa bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.

Sejumlah sampel yang diperoleh dari lokasi kejadian saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan dan pengujian secara ilmiah oleh Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Papua yang dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom.

“Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dapat membantu membuka tabir dan mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa ledakan ini,” ujar Cahyo.

Polda Papua mengimbau masyarakat agar tidak mendekati maupun memindahkan benda-benda yang diduga merupakan sisa amunisi atau material berbahaya peninggalan perang apabila ditemukan di lingkungan sekitar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat agar dapat ditangani sesuai prosedur. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jenazah Pria Ditemukan Warga di Nabire

16 June 2026 - 11:51 WIT

Polresta Jayapura Kota Musnahkan 4,2 Kg Ganja Milik Tersangka WNA Papua Nugini

12 June 2026 - 23:20 WIT

Polres Kepulauan Yapen Siapkan Pengamanan Konvoi Fans Piala Dunia 2026

11 June 2026 - 20:33 WIT

Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, 300 Personel Kepolisian di Nabire Ikut Donor Darah

11 June 2026 - 14:20 WIT

SD Yapis Waghete I Dibakar, Kerugian hingga Rp2 Miliar

6 June 2026 - 21:55 WIT

Speed Boat Bermuatan Buah Apel Tujuan Asmat Hilang Kontak 

5 June 2026 - 22:32 WIT

Trending di PERISTIWA