Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 15 Feb 2025 21:55 WIT

Penampakan Pengungsi Puncak Jaya di Makodim 1714/PJ


					Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot Perbesar

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Situasi Kota Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah masih mencekam. 

Warga setempat ketakutan dan memilih untuk mengungsi. Sejumlah lokasi yang dianggap aman dijadikan tempat tinggal sementara. Salah satunya adalah Markas Kodim 1714/PJ. 

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

Informasi yang diterima kabarpapua pada Sabtu 15 Februari 2024, sebanyak  693 orang warga mengungsi di Kodim 1714/PJ.

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

Banyaknya warga yang mengungsi membuat TNI mendirikan tenda darurat di komplek Kodim 1714/PJ. Tak hanya itu saja, para pengungsi juga diberikan makanan oleh TNI di lokasi pengungsian. 

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

Situasi Kota Mulia belum berangsur pulih, hal ini dipicu  bentrokan dua massa pendukung pasangan calon di daerah itu. Bentrokan massa pendukung paslon in terjadi sejak November 2024. Akibat bentrokan ini, 120-an orang dikabarkan terluka dan 8 orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit di Jayapura. Tak hanya itu saja, sejumlah rumah warga juga ikut dibakar.

Pemberian makanan pengungsi di Makodim Puncak Jaya. Foto screenshot

Walaupun sempat terhenti, namun bentrokan kedua kubu pendukung ini kembali terjadi pada Rabu pekan ini.  *** (Katharina)

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

 

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

 

Sebanyak 693 orang warga di Puncak jaya mengungsi di Makodim 1714/PJ karena situasi keamanan di Kota Mulia tidak kondusif. Foto: screenshot

Tenda darurat yang didirikan untuk menjadi pengungsian warga di Puncak Jaya. Foto: screenshot

 

Kendaraan milik warga yang sen gaja diparkir di halaman Makodim Puncak Jaya. Foto screenshot.

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA