Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 9 Jan 2026 14:06 WIT

Paulus Waterpauw Usulkan Lanny Jaya Berdayakan Potensi Guru Asli Papua


					Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pj Bupati Lanny Jaya. Foto: Tim PW Perbesar

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pj Bupati Lanny Jaya. Foto: Tim PW

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw mendorong Pemkab Lanny Jaya mengontrak guru Orang Asli Papua (OAP) sebagai langkah memperkuat layanan pendidikan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Usulan ini disampaikan Paulus Waterpauw saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom di Kantor Sekretariat Negara (Sesneg), Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. Dalam rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua KEP OTSUS Papua Velix Wanggai dan dihadiri oleh 8 Pimpinan Komite.
Menurut

Menurut Waterpauw, pendidikan usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan Papua. Karena itu, kebijakan afirmatif di sektor pendidikan perlu diarahkan sejak tahap paling awal. “Usia dini sangat menentukan. Dari merekalah perubahan mendasar bisa dimulai,” kata dia.

Selama ini, kata Waterpauw, banyak daerah di Papua masih bergantung pada guru kontrak dari luar Papua. Padahal, terdapat banyak anak-anak muda Papua yang belum bekerja dan berpotensi untuk diberdayakan.

Ia mengusulkan agar kontrak guru OAP disertai dengan program pelatihan atau pendidikan singkat guna memastikan kualitas pengajaran tetap terjaga. Dengan skema tersebut, pemerintah daerah dinilai dapat memperkuat sektor pendidikan sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Riset Unhas di Eropa: PKMK Hemat Biaya hingga Triliunan Rupiah

5 June 2026 - 15:43 WIT

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Papua, RSUP Jayapura Perkuat Kolaborasi 

4 June 2026 - 16:25 WIT

Dukung Layanan Kesehatan ASN di Papua, RSUP Jayapura dan PT Taspen Perkuat Kerjasama 

4 June 2026 - 16:01 WIT

WKRI Cabang Santa Monika Paniai Sukses Selenggarakan Sidang Pleno LPJ Akhir Masa Jabatan

29 May 2026 - 18:38 WIT

RSUP Jayapura Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan Berkualitas di Papua

29 May 2026 - 17:07 WIT

Petani Nabire-Polda Papua Tengah Panen 4 Ton Jagung di Lahan Produktif Berkelanjutan

16 May 2026 - 22:03 WIT

Trending di PUBLIK