Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 28 Mar 2026 13:07 WIT

Pasca Idulfitri, Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya Kondisi Aman


					Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM di Papua Barat Daya kondisi aman. (Foto dok: Pertamina Papua)
Perbesar

Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM di Papua Barat Daya kondisi aman. (Foto dok: Pertamina Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pasca Idulfitri, stok atau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Sorong dan wilayah Provinsi Papua Barat Daya dalam kondisi aman. Hal ini dipastikan usai Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan pengecekan langsung.  

Pengecekan langsung dilakukan Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto, Anggota Unsur Pemangku Kepentingan (AUPK) Dewan Energi Nasional Johny Jonatan Numberi bersama Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo.

Dalam kunjungan dan pengecekan langsung ke sejumlah Lembaga penyalur, seperti pangkalan minyak tanah, agen LPG non subsisdi dan SPBU di kawasan Sorong Pusat, Papua Barat Daya, pada Jumat, 27 Maret 2026 ini, stok dan ketersediaan BBM dinyatakan dalam kondisi aman.  

“Hasil pengecekan menunjukkan, stok BBM di regional Papua Maluku, lebih khusus lagi di Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya dalam kondisi aman dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat kemarin terjadi lonjakan konsumsi saat masa libur Idulfitri,” terang Bambang dalam siaran persnya ke media, Sabtu, 28 Maret 2026.

Selain pemantauan yang bertujuan memastikan distribusi BBM berjalan lancar hingga pasca Idulfitri, dirinya juga mengatakan BPH Migas terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum serta Pemerintah Daerah.

“Koordinasi ini untuk memperkuat pengawasan khususnya penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran,” kata Bambang.

BPH Migas turut menghimbau masyarakat untuk mulai lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi.

“Bersama-sama kita perlu mulai menerapkan pola konsumsi energi yang lebih hemat dan bijak. Bukan tidak mungkin apabila konflik berkepanjangan, dapat berdampak pada pasokan energi termasuk ke Indonesia dan memicu krisis seperti yang mulai dirasakan di beberapa negara,” terang Bambang.

Bambang menambahkan, beberapa langkah sederhana, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan, merencanakan perjalanan dengan efisien, menggunakan BBM sesuai peruntukannya, serta menghemat penggunaan minyak tanah dan LPG secara bijak sesuai kebutuhan.

“Mari seluruh masyarakat di Kota Sorong dan Papua Barat Daya, untuk bersama-sama menjaga stabilitas ini dengan tidak melakukan pembelian berlebihan, serta mulai membiasakan perilaku hemat energi, baik BBM maupun minyak tanah dan LPG,” jelas Bambang.

AUPK Dewan Energi Nasional, Jhony Jonatan Numberi pada kesempatan yang sama mengatakan, kegiatan ini menunjukkan sinergi lintas sektor berjalan baik dalam menjaga ketahanan energi. 

“Dengan hadir dan mengecek langsung pada momentum berakhirnya libur Idulfitri menjadi bentuk komitmen Pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring bersama, kondisi di Papua Barat Daya terpantau aman,” kata Johny.

Selain itu, kata Johny, DEN memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan energi nasional hingga ke daerah.

“Agar dapat diimplementasikan secara baik, pengecekan ini juga dibutuhkan untuk melihat langsung kondisi dilapangan, untuk kemudian dilaksanakan dengan dukungan kementerian, lembaga serta pemerintah daerah,” terangnya.

Di sisi lain, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo mengatakan, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus memastikan kesiapan infrastruktur dan proses suplai BBM di wilayah Sorong, Papua Barat Daya dan keseluruhan Papua serta Maluku dalam kondisi optimal.

“Stok BBM kami terus jaga dalam kondisi aman melalui sistem suplai berkelanjutan. Termasuk selama Ramadan, Idulfitri, hingga pasca lebaran kami juga memetakan dan melakukan penambahan pasokan sehingga tetap stabil,” jelasAwan.

Awan menambahkan, perbaikan kondisi distribusi BBM khususnya di Sorong juga terlihat dari berkurangnya antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa waktu terakhir. 

“Perbaikan ini adalah hasil kolaborasi antara Pertamina, BPH Migas, Kepolisian dan Dinas Perhubungan dalam mengawasi distribusi BBM di lapangan. Dengan kondisinya yang membaik, masyarakat di Papua Barat Daya khususnya Kota Sorong diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan,“ tutup Awan. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Resmi Naik, Ini Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026 - 12:50 WIT

Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua: Perkuat Sinergi dan Inovasi 

18 April 2026 - 22:41 WIT

Kopi Ambaidiru di Kepulauan Yapen Perlu Didorong Jadi Komoditas Unggulan

17 April 2026 - 23:45 WIT

YBM PLN Salurkan Bantuan UMKM hingga Sarana Dakwah di Merauke

17 April 2026 - 10:06 WIT

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen

16 April 2026 - 16:25 WIT

Pertamina Patra Niaga – Pemkab Biak Perkuat Koordinasi Distribusi LPG dari Jayapura

16 April 2026 - 11:13 WIT

Trending di BISNIS