Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 30 May 2026 22:39 WIT

4 Distrik di Pegunungan Arfak Terang Merata 24 Jam


					Petugas PLN di Papua Barat. Foto: PLN Papua Perbesar

Petugas PLN di Papua Barat. Foto: PLN Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan listrik 24 jam penuh di 4 distrik Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Melalui peningkatan jam nyala ini, sebanyak 1.396 rumah tangga di Distrik Minyambouw, Taige, Hink, dan Anggi Gida kini dapat menikmati akses listrik yang andal dan stabil sepanjang hari.

Dengan kondisi geografis pegunungan yang menantang, keberhasilan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut merupakan wujud nyata kehadiran dan kerja keras PLN. Kini, masyarakat di Distrik Minyambouw yang sebelumnya hanya menikmati listrik selama 6 jam sehari, serta warga di tiga distrik lainnya yaitu Distrik Taige, Hink, dan Anggi Gida yang sebelumnya hanya mendapatkan pasokan listrik selama 12 jam sehari, sudah dapat merasakan akses listrik secara penuh selama 24 jam.

Peningkatan durasi pasokan listrik ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Paulus, perwakilan masyarakat Distrik Minyambouw, menyampaikan rasa syukur atas menyalanya listrik di rumah mereka.

“Kami sangat bersyukur karena kini masyarakat benar-benar merasakan manfaat listrik yang menyala 24 jam, bukan lagi 6 jam. PLN dengan semua anggotanya sangat bekerja keras, tanam besi, pasang kabel, dan semuanya. Hari ini sudah terjawab, kita bisa mendapatkan lampu yang menyala 24 jam. Kami sangat berterima kasih, semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujar Paulus.

Disuplai langsung oleh sistem kelistrikan Anggi yang andal, PLN menyelesaikan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 23,75 kilometer sirkuit (kms) serta Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 21,29 kms guna melistriki keempat distrik tersebut.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan bahwa keberhasilan penambahan jam nyala ini merupakan bukti komitmen PLN dalam melistriki wilayah pedalaman. Ia menambahkan bahwa saat ini listrik telah menjadi sarana penting dalam membuka akses informasi dan mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.

“Kondisi geografis yang menantang berhasil dilewati oleh seluruh tim PLN. Pencapaian operasional 24 jam penuh ini adalah buah dari kerja keras tim di lapangan demi memastikan kebutuhan dasar listrik masyarakat terpenuhi. Kami berharap listrik yang andal ini tidak sekadar menjadi penerang, melainkan menjadi motor penggerak roda ekonomi, pendidikan, dan penunjang aktivitas sehari-hari agar masyarakat di empat distrik bisa lebih produktif,” ujar Roberth.

Penyalaan listrik 24 jam di Pegunungan Arfak ini menjadi wujud nyata komitmen PLN untuk terus hadir melistriki hingga ke pelosok negeri, memastikan terang merata, dan siap menggerakkan roda kehidupan demi terwujudnya keadilan energi. *** (rls)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Listrik Tanpa Kedip Hadir di Festival Danau Sentani 2026 Foto

12 September 2026 - 19:25 WIT

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Siapkan Hampir 1.000 Paket Bapok untuk Masyarakat

11 September 2026 - 19:14 WIT

KM Ciremai Docking, Pelni Siapkan KM Dobonsolo Layani Rute Serui

10 September 2026 - 23:27 WIT

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Energize Listrik 555 kVA untuk The Seven Hotel Merauke

10 September 2026 - 19:43 WIT

Perumdam Kepulauan Yapen: Penemuan Mayat di Bukit Toraja Tak Berkaitan dengan Pemadaman Air

10 September 2026 - 14:21 WIT

Bantu Korban Kebakaran, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Holtekamp Hadir untuk Masyarakat

10 September 2026 - 11:57 WIT

Trending di BISNIS