Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA SELATAN · 28 Sep 2026 15:39 WIT

Papua Selatan Luncurkan Tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar


					Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST) Perbesar

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

KABARPAPUA.CO, Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan meluncurkan tiga inisiatif strategis untuk memperkuat tata kelola data, perencanaan pembangunan, dan perlindungan sosial di Papua Selatan, Merauke, Senin, 28 September 2026.

Tiga inisiatif strategis itu, yakni Sistem Informasi Orang Asli Papua di Papua Selatan (SIRIOS), Program Generasi Emas Ha-Anim (GEMAS Ha-Anim), dan Portal Satu Data Daerah PASSTI Ha-Anim.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Selatan Ulmi Listianingsih Wayeni, dalam pernyataan tertulisnya kepada media di Papua pada Senin, 28 September 2026.

Menurut Ulmi, dalam pernyataan ketiga inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel.

“Ini untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis bukti, meningkatkan ketepatan sasaran program, serta memastikan kebijakan dan layanan dasar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP),” jelas Ulmi.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Peluncuran turut dihadiri perwakilan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Juga Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS), Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan, pemkab, kepala distrik, kepala kampung dan kelurahan, serta perwakilan kader kampung dari berbagai wilayah di Papua Selatan.

“Komitmen untuk memperkuat pemanfaatan data dan ketepatan sasaran pembangunan juga menjadi perhatian dalam sambutan para pejabat pemerintah pusat dan daerah pada peluncuran tersebut,” terang Ulmi.

Gubernur Papua Selatan, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, menekankan pentingnya ketiga inisiatif tersebut dalam mendukung pembangunan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat Papua Selatan.

Menurut Agustinus, sesuai program prioritas (Sapta Cita) dalam RPJMD Papua Selatan adalah Papua Selatan Satu Data, Pendataan Terpilah dan Perlindungan Sosial, dimana pentingnya Sistem Informasi Orang Asli Papua (SIRIOS) sebagai bentuk inovasi daerah.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

“Hal ini sebagai upaya mewujudkan ketersediaan data sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan terpilah OAP yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan guna menunjang proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Provinsi Papua Selatan,” paparnya.

“Kami telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2025 tentang Satu Data Tingkat Provinsi dan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Informasi Orang Asli Papua Provinsi Papua Selatan, sebagai payung hukum dalam mewujudkan ketersediaan data perencanaan pembangunan di Provinsi Papua ,” kata Agustinus menambahkan.

Menurut Agustinus, gubernur juga menyampaikan bahwa peluncurkan Program Generasi Emas (GEMAS) Ha-Anim sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia OAP sejak usia dini, dimana hal ini mendukung pemenuhan kebutuhan dasar anak dalam mencetak generasi emas Papua Selatan.

Mengakhiri sambutannya, kata Agustinus, gubernur menyampaikan terima kasih kepada Program SKALA dan BPS Papua yang telah mendukung pemerintah daerah dalam pengembangan Sistem SIRIOS, Portal Data, dan Program Perlindungan Sosial di Papua Selatan.

Dari sisi perencanaan pembangunan nasional, Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas, Ika Retna Wulandary, menyoroti pentingnya penguatan data dan keterhubungannya dengan proses perencanaan serta kebijakan pembangunan di Papua Selatan.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

“Data yang terintegrasi memberikan gambaran kondisi masyarakat dan pembangunan yang utuh, terkini, dan konsisten sebagai dasar penetapan prioritas dan kebijakan yang tepat,” jelas Ika.

Menurut Ika, hal ini memungkinkan identifikasi kebutuhan secara lebih presisi, termasuk bagi Orang Asli Papua (OAP), sehingga program dan intervensi menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data yang terintegrasi juga mendorong integrasi dan interoperabilitas yang menghubungkan data dari berbagai perangkat daerah dan sistem (SIRIOS, PASSTI, dan lainnya) untuk satu gambaran pembangunan yang dapat digunakan lintas sektor,” terang Ika.

Ika juga mengatakan, monitoring dan evaluasi menjadi lebih efektif, dengan mendukung pemantauan dan evaluasi program secara lebih terukur, transparan, dan akuntabel, sehingga intervensi pemerintah lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Memperkuat sinergi lintas pihak sebagai instrumen kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan Papua Selatan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Ika berharap.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Penguatan tata kelola data daerah juga menjadi perhatian Kementerian Dalam Negeri. Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kemendagri, Yeni Indah Susanti, yang mengikuti kegiatan secara daring, menyampaikan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan data daerah yang terintegrasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kebijakan tata kelola data di lingkungan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam negeri dan pemerintahan daerah, yang merupakan bagian dari Satu Data Indonesia, dimana tujuan Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri dapat memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi Kementerian dan Pemerintah Daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola Data Pemerintahan Dalam Negeri,” jelas Yeni.

Satu data juga, kata Yeni, untuk mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi pakaikan antar instansi pusat dan/atau instansi daerah; dan untuk mendorong keterbukaan dan transparansi data, sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Pesan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat tersebut menegaskan pentingnya keterhubungan antara data yang semakin akurat, perencanaan pembangunan, kebijakan afirmatif, dan penyelenggaraan layanan dasar.

Dalam konteks tersebut, SIRIOS, GEMAS Ha-Anim, dan PASSTI Ha-Anim dikembangkan sebagai tiga inisiatif yang saling melengkapi, yakni.

Tiga Inisiatif yang Saling Terhubung

SIRIOS, GEMAS Ha-Anim, dan PASSTI Ha-Anim dirancang untuk saling melengkapi dalam memperkuat pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan, penyelenggaraan perlindungan sosial, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar di Papua Selatan.

1. SIRIOS – Sistem Informasi Orang Asli Papua di Papua Selatan

SIRIOS merupakan sistem pendataan sosial-ekonomi berbasis by name by address (BNBA) yang memungkinkan tersedianya data terpilah OAP dan Non-OAP. Pendataan menggunakan 20 variabel terpadu yang diselaraskan dengan Regsosek/DTSEN dan dilakukan secara langsung oleh kader di tingkat kampung dan kelurahan.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Melalui data yang lebih rinci dan diperbarui dari tingkat masyarakat, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam menyusun program dan menentukan sasaran intervensi pembangunan.

2. GEMAS Ha-Anim – Generasi Emas Papua Selatan

GEMAS Ha-Anim merupakan program perlindungan sosial daerah bagi keluarga OAP yang memiliki anak usia dini 0–12 bulan. Program ini diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, termasuk aspek gizi dan kesehatan, sekaligus mendorong kepemilikan dokumen kependudukan anak. Dukungan kepada keluarga penerima manfaat disalurkan dalam bentuk bantuan tunai sesuai dengan ketentuan program.

3. Portal Satu Data Daerah PASSTI Ha-Anim

PASSTI Ha-Anim merupakan platform untuk mengintegrasikan dan menghubungkan data sektoral antarperangkat daerah. Pengembangannya mengacu pada prinsip Satu Data Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 dan kebijakan penyelenggaraan Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

Portal ini diharapkan mendukung sinkronisasi dan pemanfaatan data pembangunan mulai dari tingkat kampung dan kabupaten hingga provinsi, sekaligus memperkuat keterhubungan dengan sistem data pemerintah pusat.

Komitmen Bersama Pemerintah Provinsi dan Empat Kabupaten

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat menandatangani berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam pelaksanaan SIRIOS, pemanfaatan Portal Satu Data PASSTI Ha-Anim, dan pelaksanaan Program Perlindungan Sosial GEMAS Ha-Anim.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Komitmen bersama ini bertujuan memperkuat penyelenggaraan pembangunan berbasis data, meningkatkan ketepatan sasaran kebijakan afirmatif bagi OAP, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan sosial dan pelayanan dasar di Papua Selatan.

Peluncuran ditandai dengan aktivasi SIRIOS dan Portal Satu Data Daerah PASSTI Ha-Anim oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Selatan mewakili Gubernur Papua Selatan, didampingi Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas, Forkompinda, Perwakilan Kabupaten, Direktur Implementasi program SKALA  dan Direktur Jerat Papua.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan perlindungan sosial GEMAS Ha-Anim kepada keluarga penerima manfaat.

Rangkaian kegiatan juga mencakup demonstrasi penggunaan SIRIOS untuk menunjukkan proses pendataan serta pemanfaatan data terpilah OAP dalam mengidentifikasi kebutuhan dan mendukung penyusunan intervensi pembangunan dari tingkat kampung dan kelurahan.

Memperkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Rangkaian peluncuran dilanjutkan dengan talkshow mengenai “Penguatan program prioritas nasional dan daerah agar semakin tepat sasaran”. Diskusi membahas keterhubungan antara data, perencanaan, penganggaran, perlindungan sosial, dan pelayanan dasar di Papua Selatan.

Talkshow menghadirkan perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Bapperida Provinsi Papua Selatan, Dinas Sosial Provinsi Papua Selatan.  Sebagai penanggap BP3OKP, Majelis Rakyat Papua Selatan, DPR Papua Selatan, dan Kepala BPS Papua.

Papua Selatan luncurkan tiga Inisiatif Strategis untuk Perkuat Data dan Layanan Dasar. (Foto dok:IST)

Sebagai bagian dari penguatan implementasi di tingkat daerah, pada hari berikutnya dilaksanakan pengenalan dan pelatihan SIRIOS, termasuk pemanfaatannya dalam perencanaan dan penganggaran di tingkat kabupaten serta pembahasan strategi percepatan pendataan.

Pelatihan melibatkan kader kampung, kepala kampung dan kelurahan, serta aparatur sipil negara dari perangkat daerah terkait di Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel.

Dukungan terhadap Penguatan Tata Kelola dan Layanan Dasar

Pengembangan ketiga inisiatif ini turut didukung oleh SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), Program Kemitraan Australia–Indonesia, yang bekerja bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat tata kelola serta pemanfaatan data untuk perencanaan, penganggaran, dan penyusunan kebijakan daerah.

Direktur Implementasi Program SKALA, Theodore Weohau,  menyampaikan penghargaannya atas terobosan kolaboratif yang dibangun antara pemerintah provinsi dan empat kabupaten di Papua Selatan, “kami menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan atas peluncuran Portal SIRIOS, Program Perlindungan Sosial Generasi Emas (GEMAS) Ha Anim, dan Portal Satu Data PASSTI Ha Anim”. 

Lebih lanjut disampaikan Theodore, bahwa peluncuran ini bukan sekadar pengenalan sistem dan program, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas perencanaan, dan memastikan kebijakan afirmatif bagi OAP menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. 

“Dukungan kepada bayi dan keluarga pada fase awal kehidupan adalah investasi jangka panjang. Ia berkaitan dengan kesehatan, gizi, perlindungan sosial, dan masa depan sumber daya manusia Papua Selatan, agar program ini tepat sasaran, dibutuhkan basis data yang baik,” kata Theodore.

“Di sinilah keterhubungan antara SIRIOS, data Dukcapil, data kesehatan, data sosial, dan Portal Satu Data menjadi sangat penting. Dengan demikian, bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga dapat dipastikan menjangkau keluarga yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan,” kata Theodore menambahkan.

Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah memperkuat keterhubungan antara data, perencanaan, kebijakan, dan pelaksanaan layanan dasar. Keberhasilan SIRIOS, GEMAS Ha-Anim, dan PASSTI Ha-Anim diharapkan tercermin dalam pemanfaatan data yang semakin baik, program yang semakin tepat sasaran, serta meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan dasar. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dorong Nilai Tambah Produk Lokal, Tim Ekspedisi Muting UGM Gelar Pelatihan Hilirisasi Pertanian

24 September 2026 - 13:06 WIT

Gubernur Papua Selatan: PSN Butuh15 Ribu Tenaga Kerja

30 May 2026 - 22:30 WIT

Potret Gubernur Apolo Safanpo Dikukuhkan Jadi Keluarga Malind-Anim 

11 March 2025 - 11:48 WIT

Gubernur dan Wagub Papua Selatan Dorong Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan

10 March 2025 - 19:27 WIT

Panen Padi di Kaliki, Gubernur Apolo Safanpo: Pangan Lokal yang Bermanfaat untuk Banyak Orang

10 March 2025 - 08:53 WIT

Gubernur Papua Selatan Ingatkan TP-PKK Berdayakan OAP

8 March 2025 - 23:46 WIT

Trending di KABAR PAPUA SELATAN