Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 30 Mar 2024 13:51 WIT

Nasib WNA PNG Barter Ganja dengan Senpi di Jayapura, Terancam 12 Tahun Penjara


					Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon menunjukan senpi rakitan milik WAN PNG hasil barter ganja, Sabtu 30 Maret 2024. (Dok Humas Polresta) Perbesar

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon menunjukan senpi rakitan milik WAN PNG hasil barter ganja, Sabtu 30 Maret 2024. (Dok Humas Polresta)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Seorang Warga Negara Asing ( WNA) asal Papua Nugini berinisial RM kini meratapi nasib usai tertangkap memiliki senjata api (senpi) rakitan.

RM ditangkap tim gabungan Reskrim Polsek Jayapura Selatan bersama Polresta Jayapura Kota di seputaran Pasar Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, 24 Februari 2024.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon membenarkan kasus pemilikan senjata api rakitan oleh warga PNG berinisial RM. Dari keterangan awal, pelaku mengaku senpi tersebut hasil barter ganja di Pelabuhan Jayapura pada 20 Februari 2024.

“Awalnya ada informasi soal warga yang memiliki senjata api dan amunisi pada Minggu 24 Februari 2024. Dari informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dan membekuk RM di kawasan Pasar Hamadi,” jelasnya, Sabtu 30 Maret 2024.

Dalam keterangannya, pelaku RM mengaku membarter ganja dengan pria asal Papua Barat berinisial MLM dengan 9 paket ganja senilai Rp30 juta. Sementara senpi hasil barter rencananya akan dijual di PNG seharga Rp 70 juta.

“Kami telah memasukan MLM dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kami juga akan membawa senpi ke Bid Labfor Polda Papua untuk uji balistik. Untuk amunisi yang digunakan kaliber 5,6 mm,” katanya.

Terkait kasus ini, Polresta Jayapura Kota telah menetapkan RM sebagai tersangka dengan melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 Ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.

“Butuh peran serta masyarakat dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian baik dalam menjaga Kamtibmas maupun pengungkapan tindak pidana.  Seperti halnya pengungkapan yang sekarang ini sedang kita release merupakan informasi dari masyarakat,” ujar Victor.*** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kapolda Papua Dengungkan Pilkada Damai Lewat Mimbar Keagamaan

15 April 2024 - 18:50 WIT

Polda Papua Tahan Sekda Keerom Tersangka Korupsi Bansos Rp18,2 Miliar

15 April 2024 - 17:30 WIT

Jasad Bocah 10 Tahun Korban Tenggelam di Holtekamp Ditemukan

14 April 2024 - 23:00 WIT

Terseret Ombak, 2 Anak Tenggelam di Pantai Holtekamp Jayapura

14 April 2024 - 20:03 WIT

Ratusan Pelayat Mengantar Danramil Aradide ke Peristirahatan Terakhir

14 April 2024 - 19:27 WIT

Polres Nduga Sita 800-an Anak Panah hingga Sekantong Amunisi

14 April 2024 - 19:09 WIT

Trending di HEADLINE