KABARPAPUA.CO, Nabire- Jarak ribuan kilometer bukan penghalang bagi masyarakat Nabire, Papua Tengah untuk menunjukkan rasa persaudaraan. Melalui aksi solidaritas yang berlangsung selama satu bulan penuh, warga Nabire berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp82.371.000 untuk meringankan beban korban bencana alam di Sumatra.
Aksi kemanusiaan ini digerakkan secara kolaboratif oleh Yayasan Siloam Papua, Kadin, KNPI, Kelompok Cipayung, Komunitas Peduli Nabire, serta berbagai komunitas lokal lainnya.
Gotong Royong Tanpa Batas
Gerakan ini dimulai secara spontan sebagai respons atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Sumatra. Warga bergerak cepat dengan berbagai metode penggalangan dana, mulai dari aksi “kotak amal” di titik-titik lampu merah, hingga kampanye masif melalui media sosial dan grup WhatsApp.
Koordinator aksi, Bentot Yatipai, menyampaikan gerakan ini murni lahir dari rasa simpati mendalam.
“Ini adalah bentuk gotong royong kami sebagai saudara, walaupun kami berada di provinsi yang berbeda. Kepedulian kecil yang dilakukan bersama-sama terbukti mampu meringankan beban besar sesama,” ujar Bentot pada Senin 5 Januari 2026.
Penyaluran Bantuan
Dana yang terkumpul telah dialokasikan untuk kebutuhan mendesak para pengungsi di Sumatra, di antaranya bahan pangan pokok, pakaian layak pakai dan penyediaan air bersih.
Bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis melalui perwakilan organisasi di lapangan, termasuk Pemuda Katolik, GMKI, IZI (Inisiatif Zakat Indonesia), dan para Hamba Tuhan yang berada langsung di wilayah terdampak di Sumatra.
Keberhasilan penggalangan dana ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di bumi Papua. Aksi ini tidak hanya mengirimkan bantuan materi, tetapi juga mengirimkan pesan moral bahwa masyarakat di ujung timur Indonesia senantiasa hadir dan peduli terhadap musibah yang menimpa saudara mereka di belahan barat nusantara. *** (Agies Pranoto)
























