Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 6 Nov 2024 13:18 WIT

Merauke Miliki Brigade Pangan, Ini Tugas dan Fungsinya 


					Pengukuhan Brigade Pangan di Merauke. Foto: Pendam Cenderawasih. Perbesar

Pengukuhan Brigade Pangan di Merauke. Foto: Pendam Cenderawasih.

KABARPAPUA.CO, Merauke– Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan memiliki Brigade Pangan. Pengukuhan Brigade Pangan dilakukan oleh Danrem 174/ATW Brigjen TNI Andy Setyawan dalam sebuah apel bersama yang dilaksanakan di Kampung Kamangi, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Jumat 1 November 2024.

Menurut Danrem 174/ATW Brigjen TNI Andy Setyawan tugas Brigade Pangan untuk mewujudkan percepatan pembangunan pertanian pedesaan yang berkualitas dengan mendayagunakan sumber daya lokal secara mandiri untuk kebersamaan di bidang pertanian.

Sementara peningkatan produksi beras nasional melalui peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman (IP), maka pemerintah membangun Infrastruktur dasar melalui Program Optimalisasi Lahan Rawa (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Pengukuhan Brigade Pangan di Merauke. Foto: Pendam Cenderawasih.

“Brigade pangan juga akan diisi oleh kelompok milenial untuk tejun langsung di dunia pertanian, dengan maksud melakukan regenerasi petani. Pertanian modern yang utama adalah penggunaan alat mesin pertanian dan benih unggul,” jelas Danrem.

Tujuan lainnya Brigade Pangan untuk mengelola usaha tani secara terstruktur dan terintegrasi dalam lahan dan tata air serta memanfaatkan teknologi modern untuk produksi, hilirisasi dan keberlanjutan usaha tani.

“Termasuk mewujudkan agribisnis pertanian modern melalui pengembangan Brigade Pangan dengan melibatkan pemuda guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” katanya.

Serta Sasaran yang harus dicapai yakni terkelolanya usaha tani dalam Brigade Pangan secara terstruktur dan terintegrasi dengan dukungan infrastruktur berupa tata lahan dan tata air dan memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas, indeks pertanaman, efisiensi produksi, hilirisasi dan keberlanjutan usaha tani serta terwujudnya agribisnis pertanian modern.

Indikator penerapan pertanian modern dengan penggunaan varietas unggul bersertifikat, penggunaan alat mesin pertanian secara pasif pada pra panen dan pasca panen, peningkatan produktivitas dan Indeks pertanaman, pengelolaan terstruktur dan terintegrasi pada kawasan tanaman padi, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, pemberdayaan brigade, pemberdayaan petani milenial dan penerapan contract farming. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 492 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Nabire Gelar Apel Konsolidasi Pengamanan Penyampaian Aspirasi dari Pelajar Mahasiswa Intan Jaya

22 July 2026 - 22:36 WIT

Penyambutan Letkol Inf Ahmad Albar sebagai Dandim 1709 Yawa

21 July 2026 - 22:01 WIT

Hingga Juli 2026, Kasus Pencurian Mendominasi Diproses PN Serui

20 July 2026 - 22:59 WIT

Gerebek Honai Transit OPM di Intan Jaya, TNI Sita Senpi dan Amunisi

18 July 2026 - 22:12 WIT

Rental PS di Entrop Jayapura Ternyata Jadi Sarang Ganja dan Arak

18 July 2026 - 21:45 WIT

Catat Tanggalnya: Nobar Piala Dunia, Ratusan UMKM, hingga Hiburan Rakyat JAMBU Meriahkan HUT Papua Tengah

18 July 2026 - 17:47 WIT

Trending di PERISTIWA