KABARPAPUA.CO, Wamena– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya mulai melakukan langkah serius dalam menata kembali estetika kota. Pembersihan dilakukan pada Selasa 10 Februari 2026 yang langsung dikoordinir oleh Pelaksana tugas (Plt) Kadis DLH, dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ. Petugas kebersihan dikerahkan untuk melakukan pembersihan total di area Tugu Salib yang selama ini sempat terbengkalai.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mengembalikan fungsi Tugu Salib sebagai pusat aktivitas publik sekaligus ciri khas kebanggaan masyarakat Wamena.
Ida menjelaskan pembenahan dan pembersihan dilakukan secara berkesinambungan. Sebelum menyasar Tugu Salib, DLH telah lebih dulu merapikan jalan-jalan protokol dan taman-taman kota.
“Tugu Salib adalah ikon Kota Wamena. Kedepan, kami bersama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan menata kembali area ini agar benar-benar menjadi ciri khas yang ikonik bagi masyarakat Jayawijaya,” katanya.

Foto: Agris Wistrijaya/Kabarpapua.co
Reaktivasi area Tugu Salib ini bukan tanpa alasan. Hal ini selaras dengan instruksi Wamendagri Ribka Haluk dan Bupati Jayawijaya Atenius Murip yang sebelumnya telah meninjau langsung lokasi tersebut.
Rencananya, mulai tahun 2026, pemanfaatan area ini akan diperluas. Tidak hanya fokus pada kebersihan (DLH), tetapi juga melibatkan berbagai dinas terkait untuk memaksimalkan area tersebut bagi ruang publik.
“Kami mulai dari pembersihan. Kedepannya, area ini akan dilihat akan difungsikan seperti apa. Intinya, kami ingin Tugu Salib kembali hidup dan menjadi pusat aktivitas positif bagi warga kota,” kata Ida.
Harapannya, Tugu Salib tak sekadar bangunan, namun menjadi ruang aman dan nyaman bagi publik. *** (Agris Wistrijaya)


















