Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 18 May 2026 21:51 WIT

Kemendagri Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Konflik Sosial di Jayawijaya


					Perwakilan Kementerian Dalam Negeri memberikan bantuan melalui Pemkab Jayawijaya untuk korban konflik Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co Perbesar

Perwakilan Kementerian Dalam Negeri memberikan bantuan melalui Pemkab Jayawijaya untuk korban konflik Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Wamena– Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) menyerahkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak konflik sosial di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Senin 18 Mei 2026.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Theophilus Lukas Ayomi kepada Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya, Lekius Yikwa di Kantor Bupati Jayawijaya.

Theophilus Lukas Ayomi menyampaikan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri yang pelaksanaannya di lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran,” ujar Theophilus.

Ia menambahkan, Kemendagri juga akan memberikan dukungan lanjutan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui asistensi dalam penyiapan administrasi guna mendukung proses penanganan pascakonflik.

“Selanjutnya kami akan membantu pemerintah daerah melalui asistensi dalam penyiapan administrasi untuk penanganan berikutnya,” katanya.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, serta popok bayi. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para korban dan pengungsi yang saat ini masih berada di sejumlah lokasi penampungan.

Theophilus menjelaskan jumlah keseluruhan bantuan masih dalam proses pendataan oleh tim Kemendagri, mengingat pengadaan bantuan dilakukan secara langsung di lapangan atas arahan Wakil Menteri Dalam Negeri.

“Pemerintah daerah nantinya akan melaporkan jumlah bantuan yang telah diberikan, karena pengadaan dilakukan langsung di lapangan. Tim kami akan mencatat dan melakukan verifikasi terhadap total bantuan tersebut,” jelasnya. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wabup Jayawijaya Dorong Warga Kurulu Kembangkan Budidaya Ikan dan Cabai Rawit

6 June 2026 - 17:20 WIT

Aturan Wajib Halal Dipercepat ke Juni, UMKM Jayawijaya Siap Ambil Peluang

5 June 2026 - 21:45 WIT

Bawa Bantuan ke Kampung Logonoba, Bupati Jayawijaya Serukan Perdamaian Pascakonflik

30 May 2026 - 22:16 WIT

Semangat Berbagi, Pemkab Jayawijaya Serahkan Hewan Kurban ke PHBI

25 May 2026 - 04:58 WIT

Tradisi Patah Panah Akhiri Pertikaian Wouma-Kurima dan Lani di Wamena

24 May 2026 - 15:22 WIT

Bupati Jayawijaya: Puji Tuhan, Situasinya Kondusif dan Aktivitas Warga Kembali Normal

23 May 2026 - 18:38 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA