Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 25 May 2026 13:10 WIT

Menembus Kegelapan, PLN Tuntaskan 128 Desa di Papua Terlistriki


					Pemsangan tiang listrik di Dogiyai. (Foto dok: PLN Papua) Perbesar

Pemsangan tiang listrik di Dogiyai. (Foto dok: PLN Papua)

KABARPAPUA.CO. Kota Jayapura– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri. Melalui skema Anggaran Bantuan Tambahan (ABT), PLN memastikan proyek Listrik Desa (Lisdes) tahun 2025 berjalan mulus dan sesuai target yang ditetapkan pemerintah.

Hingga kuartal ini, sebanyak 128 desa di Tanah Papua yang sebelumnya sunyi dalam kegelapan, kini mulai menikmati cahaya listrik

General Manager PLN UIW Papua & Papua Barat, Robert Rumsaur menjelaskan penyelesaian 128 program Lisdes tersebar di bawah komando empat Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K). Fokus utama pembangunan tahun ini mencakup wilayah Papua, Papua Barat, Papua barat Daya dan Papua Selatan.

“Saat ini, fisik pekerjaan telah selesai dan kami sedang merampungkan proses administrasi terkait hak serta kewajiban pasca-penyelesaian proyek. Kami ingin memastikan semua berjalan sesuai regulasi yang ada,” ujar Robert.

Saat ini, pembahasan untuk program tahun 2026 sudah mulai digodok bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian ESDM. Berdasarkan data pemetaan terbaru, tantangan besar masih menanti di wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Dua wilayah ini tercatat memiliki kebutuhan pembangunan jaringan listrik yang paling tinggi karena kondisi geografis yang ekstrem.

“Penyediaan listrik di Papua adalah tugas negara yang dipercayakan kepada PLN. Meski kita menghadapi keterbatasan infrastruktur dan medan yang sulit, menaikkan rasio elektrifikasi adalah harga mati,” tegas Robert. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Sambut HUT Ke-81 RI, 1.203 Pelanggan di Tanah Papua Nikmati Promo Tambah Daya PLN

29 July 2026 - 20:22 WIT

Fit and Proper Test Komisaris dan Direksi Baru Bank Papua Masih Tertunda

29 July 2026 - 17:02 WIT

MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi

27 July 2026 - 13:03 WIT

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Trending di BISNIS