Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 28 Feb 2026 10:28 WIT

Marsel Asyerem: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi, MBG juga Membuka Lapangan Kerja Baru 


					Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem  Foto: Agies Pranoto/KabarPapua.co Perbesar

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem Foto: Agies Pranoto/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Nabire- Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak sekolah, namun menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka pasar yang pasti bagi pelaku UMKM lokal di Tanah Papua.

Marsel bilang, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, mulai dari tenaga dapur, distribusi makanan, petugas kebersihan, hingga tenaga administrasi. 

“Hal ini memberikan peluang kerja langsung bagi masyarakat setempat, khususnya generasi muda dan mama-mama Papua yang selama ini memiliki keterbatasan akses pekerjaan formal,” jelasnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Tak hanya itu saja, MBG memberikan dampak ekonomi tidak langsung melalui keterlibatan pelaku UMKM dan petani lokal. Bahan pangan seperti sayur-sayuran, ikan, umbi-umbian, telur, dan hasil kebun masyarakat dapat diserap secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan produksi makanan bergizi setiap hari. Dengan adanya kepastian permintaan, pelaku usaha kecil tidak lagi bergantung pada pasar yang tidak menentu.

Dirinya mengajak masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam MBG, baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai pemasok bahan pangan lokal. 

“Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah anak yang menerima makanan bergizi, tetapi juga dari sejauh mana program ini mampu memberdayakan ekonomi masyarakat Papua secara berkelanjutan,” katanya. *** (Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Ketua DPRK Nabire Klarifikasi Informasi Dugaan Pengusiran Wartawan Saat Peliputan

10 October 2026 - 12:28 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH