KABARPAPUA.CO, Wamena– Gemuruh sorak-sorai penonton kembali membelah langit Lembah Baliem. Stadion Pendidikan Wamena menjadi saksi bisu momen bersejarah saat para legenda sepak bola tanah Papua kembali merumput dalam laga eksibisi pembukaan Liga 4 PSSI Papua Pegunungan, Sabtu malam, 14 Februari 2026.
Pertandingan ini bukan sekadar pembuka kompetisi, melainkan ajang reuni emosional antara dua kekuatan besar masa lalu: All Star Duel Meski rambut mulai memutih dan langkah tak secepat dulu, magis para bintang ini belum pudar.
Di kubu Persiwa, publik Wamena kembali dimanjakan dengan aksi Piter Rumaropen, Habel Satya, hingga Samuel Pigay. Sementara itu, tim tamu All Star Persipura menurunkan skuat bertabur bintang seperti sang jenderal lapangan tengah Eduard Ivakdalam, Ortisan Solossa, dan si lincah Titus Bonai.

Laga yang berlangsung penuh kekeluargaan ini berakhir dengan skor 6-2 untuk kemenangan All Star Persipura. Namun, skor bukanlah fokus utama. Kehadiran Ketua PSSI Papua Pegunungan sekaligus Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, serta Wakil Bupati Ronny Elopere di tengah lapangan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kebangkitan sepak bola di wilayah pegunungan.
Mantan kapten legendaris Persipura, Eduard Ivakdalam, tak mampu menyembunyikan rasa harunya bisa kembali ke Wamena. Ia mengapresiasi langkah PSSI Papua Pegunungan yang menghargai para mantan pemain untuk memotivasi generasi muda.
“Semoga pertandingan kami menghibur penonton, terutama adik-adik yang akan berlaga. Tetap junjung sportivitas. Dulu kami dengan Persiwa kalau di lapangan seperti musuh, tapi di luar kita tetap satu keluarga,” ujar Kaka Edu, sapaan akrabnya.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya pada wajah baru Stadion Pendidikan Wamena yang kini tampil megah dengan fasilitas kursi penonton (single seat), jauh berbeda dari era tribun kayu yang ia kenal dulu. Edu berharap fasilitas ini menjadi pemantik semangat lahirnya “Badai Pegunungan” baru yang bisa menembus kasta liga nasional.
Senada dengan Edu, legenda Persiwa Piter Rumaropen memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PSSI Papua Pegunungan. Ia menitipkan pesan penting agar kemegahan stadion ini dijaga bersama, baik dari segi fasilitas maupun keamanan lingkungan. *** (Agris Wistrijaya)


















