Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 30 Apr 2024 00:00 WIT

Lestarikan Bahasa Ibu Lewat Lomba Pidato HUT ke-60 Manawi Yapen


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi membuka lomba pidato bahasa Manawi, Senin 29 April 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi membuka lomba pidato bahasa Manawi, Senin 29 April 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi membuka lomba pidato Bahasa Manawi yang berlangsung di Balai kampung Manawi, Senin 29 April 2024.

Lomba pidato diikuti para pelajar mulai jenjang SD hingga SMA/SMK, serta menghadirkan juri Demianus Bonai dan Pilemon Ansanai. Sekda Yapen, Erny Tania turut hadir  bersama Plt Kepala Distrik Angkaisera, Menahin Begin Wainggai dan Forkopimda.

Adapun tema lomba pidato yakni “Antoru Kaha Maniteiyana, Rahidanini Kaha Mani Kido I Aha”. Tema ini mengartikan kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi.

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi menilai bahasa ibu sangat penting. Alasannya, masih rendahnya pemahaman bahasa ibu di kalangan masyarakat.

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi foto bersama peserta lomba pidato HUT 60 Tahun Manawi, Senin 29 April 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

“Kalau bisa muatan daerah ini dapat kita muatkan dalam kurikulum pendidikan, bahasa daerah ini harus kita kembangkan untuk anak anak kita agar tidak hilang,” katanya.

Welliam turut memberikan apresiasi atas insiatif dari kepala kampung Manawi atas terselenggaranya lomba pidato. Dia berharap event seperti ini dapat menjadi contoh untuk kampung lain di luar Manawi.

Sementara itu, Kepala Kampung Manawi, Herman Bonai kepada KabarPapua.co, menyampaikan rasa prihatin lantaran bahasa daerah yang sudah mulai hilang.

Dia berharap momen HUT 60 tahun Kampung Manawi dapat menjadi sarana agar bahasa daerah dapat kembali terangkat. “Kami harap dari momen ini bahasa daerah mulai digunakan di Kampung Manawi,” ucapnya.  *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Siswa SD Anotourei Serui Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

17 May 2024 - 21:44 WIT

KPU Yapen Lantik 85 Anggota PPD di Pantai Sarwandori

17 May 2024 - 18:12 WIT

Pemkab Yapen Dorong Gereja Bantu Pecahkan Masalah Lewat Pendekatan Spiritual

17 May 2024 - 17:10 WIT

Puluhan Guru Protes Belum Terima Tunjangan, Ini Kata Sekda Yapen

17 May 2024 - 00:08 WIT

Pemda Yapen Terima Penghargaan Atas Serapan Pajak Dana Desa 2023

15 May 2024 - 23:45 WIT

Merawat Tradisi Budaya Maluku Lewat Pawai Obor HUT Pattimura di Yapen

15 May 2024 - 22:34 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN