KABARPAPUA.CO, Yahukimo– Empat ruang kelas di SD YPK Metanoia, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu malam, 7 Januari 2025. Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIT dibarengi suara ledakan keras dari area sekolah.
Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino menjelaskan personel gabungan dari Polres Yahukimo, BKO Brimob Polda Papua, dan Satgas Ops Damai Cartenz langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.
Paulus Keroman (36), saksi mata di sekitar lokasi menjelaskan api pertama kali terlihat setelah terdengar bunyi ledakan dari salah satu ruang kelas. Saat kejadian, saksi yang berada di ruang UKS segera keluar dan mendapati api sudah menjalar besar.
“Saksi sempat mendengar ledakan keras. Saat diperiksa, api sudah membesar membakar ruangan kelas. Saksi kemudian lari meminta pertolongan kepada guru yang tinggal di sekitar sekolah,” kata AKBP Zet Saalino.
Aparat tiba di lokasi pada pukul 21.10 WIT untuk melakukan pengamanan. Beruntung, kondisi cuaca yang sedang gerimis di wilayah Dekai sangat membantu mempercepat proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 21.50 WIT.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil tergolong besar. Sebanyak empat unit ruang kelas rata dengan tanah, yang dipastikan akan mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa.
Saat ini, Sat Reskrim Polres Yahukimo telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Polisi mengamankan barang bukti berupa sisa kayu dan atap seng yang terbakar untuk keperluan penyelidikan.
“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan atau pelaku di balik peristiwa ini,” tegas Kapolres.
Pasca-kebakaran, situasi di Distrik Dekai dilaporkan tetap aman dan kondusif. Polisi telah meningkatkan patroli di area Jalan Seradala dan sejumlah objek vital guna menjamin rasa aman warga.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Yahukimo agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait insiden ini. *** (Katharina/rilis)
























