Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 26 Feb 2026 11:34 WIT

Kronologi Nakes di RS Yowari Sentani Dianiaya 


					Polisi menangani penganiayaan di RS Yowari. Foto:Polres Jayapura Perbesar

Polisi menangani penganiayaan di RS Yowari. Foto:Polres Jayapura

KABARPAPUA.CO, Sentani– Seorang dokter berinisial dr. SS (32) dan  seorang perawat Zr. HT (38) yang sedang menjalani tugas jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Yowari Sentani dianiaya keluarga pasien, pada Rabu malam 25 Februari 2026.

Kronologi dari Polres Jayapura menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 20.58 WIT dengan inisial terduga SS (69), yang merupakan orang tua dari pasien yang meninggal di IGD RS Yowari.

Kejadian bermula ketika pasien berinisial SS (40) datang ke RS Yowari dalam kondisi kritis dan sedang mendapat tindakan medis berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) oleh petugas medis. Dalam situasi tersebut sempat terjadi adu argumen antara pihak keluarga pasien dengan tenaga medis.

Sekitar pukul 20.20 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga. Kondisi tersebut diduga memicu reaksi emosional dari pihak keluarga, yang kemudian berujung pada tindakan penganiayaan terhadap dokter dan perawat yang sedang bertugas.

Polres Jayapura segera merespons kejadian tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta koordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan meminta masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. “Tenaga medis menjalankan tugas kemanusiaan yang harus dihormati dan dilindungi bersama,” katanya. 

Selain penanganan hukum, Polres Jayapura juga meningkatkan pengamanan pasca kejadian guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lingkungan RSUD Yowari. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Jayapura. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hormati Keberadaan Gereja, Kodaeral X Jayapura Hentikan Pembangunan Dermaga

19 May 2026 - 08:33 WIT

KODAERAL X Gagalkan Ganja Asal Papua Nugini Senilai Rp131 Juta

18 May 2026 - 22:37 WIT

Situasi Keamanan di Wamena Berangsung Pulih

18 May 2026 - 21:23 WIT

Kuasa Hukum Berharap 7 Kliennya WNA Asal China di Nabire Dibebaskan

18 May 2026 - 19:23 WIT

Hoaks Merebak di Tengah Konflik Antarwarga di Wamena

17 May 2026 - 22:40 WIT

Korban Jembatan Putus Kali Uwe Jayawijaya Terus Dicari

17 May 2026 - 21:29 WIT

Trending di PERISTIWA