Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 22 Sep 2024 16:11 WIT

KPU Papua Selatan Ajak Paslon Kampánye Damai


					Salah satu paslon Pilkada Papua Selatan yang menandatangani deklarasi pilkada damai yang dilakukan bleh KPU Papua Selatan. Foto: ist Perbesar

Salah satu paslon Pilkada Papua Selatan yang menandatangani deklarasi pilkada damai yang dilakukan bleh KPU Papua Selatan. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Merauke– KPU Papua Selatan menggelar Deklarasi Kampanye Damai untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan di Aula Kantor KPU setempat, Senin 22 September 2024.

Naskah deklarasi kampanye damai dibacakan oleh Ketua KPU Papua Selatan, Theresia Mahuze dan diikuti oleh 4 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen deklarasi oleh pasangan calon (Paslon).

Ke-4 paslon yang bertarung pada Pilkada Papua Selatan yakni Paslon Nomor Urut 1 Gewilom Gebze-Petrus Safan, Nomor Urut 2 Nikolaus Kondomo-Baidin Kurita, Nomor Urut 3 Romanus Mbaraka-Albert Muyak, dan Nomor Urut 4 Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa.

Theresia bilang, kampanye damai dalam Pilkada 2024 sangat penting untuk diterapkan agar  pesta demokrasi bisa berjalan aman, lancar dan sukses. Selain itu,  kampanye sbagai sarana pendidikan politik kepada masyarakat luas harus dilakukan dengan santun, sejuk, dengan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.

Salah satu paslon Pilkada Papua Selatan yang menandatangani deklarasi pilkada damai yang dilakukan bleh KPU Papua Selatan. Foto: ist

Untuk diketahui, masa kampanye dilakukan 25 September hingga 23 November 2024 atau selama 60 hari ke depan, sebelum waktu pencoblosan yang dijadwalkan 27 November 2024.

Theresia menjelaskan Provinsi Papua Selatan sebagai daerah otonomi baru yang dimekarkan pada 2022, baru kali ini mengikuti Pilkada serentak, khusus pemilihan gubernur dan wakil gubernur. “Kami mengajak semua pihak mewujudkan kontestasi politik perdana di Papua Selatan dengan baik, aman, tertib, damai dan sukses. Terutama pada masa kampanye,” jelasnya.

KPU setempat meminta paslon dan pendukungnya untuk menghindari kampanye negatif, karena kampanye sejatinya adalah ruang bagi paslon untuk mensosialisasikan diri, mempromosikan diri, menyampaikan visi misinya dan program kerja. Tentunya kita berharap hal-hal yang disampaikan adalah hal-hal yang positif, mengedukasi dan baik. *** (Adv/Rilis)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Analisis Pakar Politik: Soal Reformasi Jilid II

18 June 2026 - 22:52 WIT

Jaga Hak Pilih 2029, Bawaslu Mamberamo Raya Minta KPU Aktif Koordinasi ke Disdukcapil

15 June 2026 - 14:43 WIT

Bawaslu Mamberamo Raya Minta Semua Parpol Tertib Administrasi

8 June 2026 - 12:18 WIT

Purnawirawan TNI-Polri di Papua Siap Kawal Kemakmuran Rakyat

2 June 2026 - 22:48 WIT

Bahlil Lahadalia Bertekad Maju Caleg Lewat Dapil Papua di Pemilu 2029

25 April 2026 - 19:05 WIT

Nancy Raweyai Pertanyakan Substansi Kunjungan Wapres RI di Papua Tengah

23 April 2026 - 11:22 WIT

Trending di POLITIK