Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 18 Feb 2026 20:48 WIT

Ketika Doa Muslim dan Nasrani Melangit Bersama di Tengah Harmoni Warga Dobonsolo Sentani


					Doa bersama di tengah warga Dobonsolo Sentani. Foto: ist Perbesar

Doa bersama di tengah warga Dobonsolo Sentani. Foto: ist

KABARPAPUA.CO. Sentani – Sebuah pemandangan menyejukkan hati tersaji di Perumahan Joko Indah, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani. Di tengah persiapan menyambut hari besar keagamaan, warga RT 01/RW 07 berkumpul bersama untuk menggelar doa lintas agama dan ramah tamah, Sabtu 14 Februari 2026.

Kegiatan ini mengusung tema besar: “Merajut Kebersamaan untuk Hidup Harmoni dan Toleransi Beragama.”

Ketua RT 01/RW 07 Perumahan Joko Indah, Agustinus J.E. Mawara menjelaskan, acara ini merupakan inisiatif warga untuk mempererat tali silaturahmi. Momen ini terasa spesial karena tahun ini, umat Muslim akan segera memasuki bulan suci Ramadhan, sementara umat Kristiani tengah memasuki masa Pra-Paskah.

“Sebagai bentuk kebersamaan dan ungkapan syukur atas kasih Tuhan, kami mengadakan doa lintas agama ini. Kami ingin memastikan hubungan antarwarga tetap rukun dan harmonis,” kata Agustinus dalam siaran pers yang diterima kabarpapua, Selasa 17 Februari 2026.

Dipimpin Tiga Rohaniawan

Kekhusyukan acara semakin terasa saat doa bersama dipimpin langsung oleh tiga rohaniawan dari agama Katolik, Protestan, dan Islam. Kehadiran para tokoh agama ini menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk bersatu dalam rasa syukur.

Agustinus menekankan bahwa menjaga toleransi harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu lingkungan RT. “Kegiatan ini penting untuk memperkuat pondasi toleransi, tidak hanya di lingkungan perumahan kami, tapi juga untuk kehidupan bermasyarakat yang lebih luas di Kabupaten Jayapura,” terangnya.

Bakal Menjadi Tradisi Tahunan

Semangat kebersamaan di Dobonsolo ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja. Warga berharap agenda doa lintas agama ini dapat menjadi tradisi rutin setiap tahunnya.

“Harapan kita, acara seperti ini terus digelar secara rutin agar semangat toleransi tetap terjaga di tengah masyarakat Jayapura yang majemuk,” Agustinus berujar. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Marak Pengeroyokan, Polres Kepulauan Yapen Gencarkan Patroli Humanis

14 September 2026 - 19:35 WIT

Bhayangkari Daerah Papua Tengah Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

13 September 2026 - 13:01 WIT

Terduga Pelaku Penembakan 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi

11 September 2026 - 20:53 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan 3 ASN Jayawijaya

10 September 2026 - 23:07 WIT

Sadar Hukum, Warga Supiori Serahkan Senpi Rakitan Kaliber 9 mm dan 45 mm ke Polisi

10 September 2026 - 22:37 WIT

Tinjau Lokasi Cetak Sawah, KKB Tembak 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya

10 September 2026 - 00:23 WIT

Trending di PERISTIWA