Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 16 Sep 2025 19:01 WIT

Kericuhan Yalimo Jadi Sorotan, Ketua LMA Jayawijaya Serukan Budaya Damai


					Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya, Herman Doga. (IST) Perbesar

Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya, Herman Doga. (IST)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Pasca kericuhan di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya, Herman Doga mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

“Juga untuk tidak mudah atau gampang terprovokasi oleh pihak-pihak luar, yang berpotensi memicu kericuhan di daerah Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,” katanya, Selasa, 16 September 2025.

Dalam pernyataannya, Herman menegaskan, Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari provinsi pemekaran baru harus dibangun di atas budaya damai. Ia meminta agar masyarakat tak membawa atau terpengaruh konflik dari luar, seperti kericuhan yang terjadi di Yalimo, masuk ke Lembah Baliem.

“Ini daerah aman dari dulu sampai sekarang. Kita tidak boleh ikut pengaruh orang lain masuk ke Lembah Baliem. Kita harus jaga pembangunan ini supaya aman dan tidak rusak,” ujar Herman.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala suku, kepala desa, ketua LMA tingkat distrik, serta masyarakat untuk menjaga pintu-pintu masuk ke Jayawijaya, seperti pintu masuk Yalimo-Wamena, Mamberamo-Wamena, Tolikara-Wamena, Lanny Jaya-Wamena, Nduga-Wamena, dan Yahukimo-Wamena. 

Menurutnya, setiap warga memiliki peran penting dalam mengamankan daerahnya masing-masing. “Ini bukan tempat perampasan atau perkelahian. Kepala suku, desa, distrik, dan ketua LMA harus menjaga dusun masing-masing. Jangan sampai ada konflik daerah lain yang merusak ketentraman masyarakat lembah Baliem,” terangnya.

Herman juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing baik di rumah, di gereja, maupun di honai demi mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Jayawijaya. 

Herman menutup imbauannya dengan ajakan agar semua pihak bersama-sama menciptakan suasana damai demi kemajuan daerah. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jenazah Pria Ditemukan Warga di Nabire

16 June 2026 - 11:51 WIT

Polresta Jayapura Kota Musnahkan 4,2 Kg Ganja Milik Tersangka WNA Papua Nugini

12 June 2026 - 23:20 WIT

Polres Kepulauan Yapen Siapkan Pengamanan Konvoi Fans Piala Dunia 2026

11 June 2026 - 20:33 WIT

Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, 300 Personel Kepolisian di Nabire Ikut Donor Darah

11 June 2026 - 14:20 WIT

SD Yapis Waghete I Dibakar, Kerugian hingga Rp2 Miliar

6 June 2026 - 21:55 WIT

Speed Boat Bermuatan Buah Apel Tujuan Asmat Hilang Kontak 

5 June 2026 - 22:32 WIT

Trending di PERISTIWA