KABARPAPUA.CO, Serui – Terkait keluhan warga lewat media sosial (medsos) terhadap pelayanan di Puskesmas Yawakukat, terutama keterlambatan membuka pelayanannya, Kepala Puskesmas Yawakukat, Benyamin Merani memberikan penjelasan.
Menurut Benyamin, pihaknya membenarkan adanya keterlambatan pelayanan dan menyebut hal itu terjadi karena sebagian besar petugas kesehatan masih berdomisili di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Keterlambatan hari ini bukan kesengajaan. Memang benar sebagian besar petugas tinggal di Kota Serui, sehingga pembukaan pelayanan kadang terlambat namun pelayanan hari ini tetap berjalan,” jelasnya kepada media.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani, turut memberikan tanggapan. Ia menegaskan, secara personel, Puskesmas Yawakukat sebenarnya memiliki dokter dan tenaga kesehatan yang mencukupi.
“Puskesmas di wilayah Yawakukat personelnya lengkap. Pelayanan berlangsung dari Senin sampai Sabtu. Namun memang menjadi kendala karena semua petugas tinggal di kota, sehingga berdampak pada keterlambatan pelayanan,” terang Karolis.
Karolis juga menegaskan, dinas kesehatan siap menerima masukan dari masyarakat dan akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Kalau ada pelayanan yang dirasa kurang, kami siap menerima keluhan masyarakat agar dapat menjadi bahan introspeksi demi peningkatan kualitas layanan,” kata Karolis saat ditemui di ruang kerjanya. ***(Ainun Faathirjal)
























