Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 27 Aug 2026 09:52 WIT

Kementan Lirik Kopi Arabika Puncak, Langkah Konkret Dongkrak Perekonomian Daerah


					Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal bertemu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pengembangan potensi perkebunan dan pertanian, khususnya komoditas kopi untuk mendongkrak perekonomian daerah. Foto: Diskominfo Puncak   Perbesar

Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal bertemu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pengembangan potensi perkebunan dan pertanian, khususnya komoditas kopi untuk mendongkrak perekonomian daerah. Foto: Diskominfo Puncak  

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal bertemu dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin 24 Agustus 2026, guna pengembangan potensi perkebunan dan pertanian, khususnya komoditas kopi untuk mendongkrak perekonomian daerah, 

Mentan Andi Amran Sulaiman mengapresiasi  langkah proaktif pemerintah Kabupaten Puncak yang bersedia berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Pemkab Puncak telah menyiapkan lahan hingga 500 hektare untuk pengembangan budidaya kopi arabika.

“Untuk kopi arabika, coba mulai dulu 100 hektare. Kalau mampu dan berhasil, kita tambah sampai 500 hektare,” ujar Amran saat menerima audiensi jajaran Pemkab Puncak.

Selain penyiapan lahan, Kementan juga siap menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) skala kecil untuk mendukung perluasan area perkebunan dan pertanian. Mentan pun langsung meminta Pemkab Puncak berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan guna menindaklanjuti rencana teknis pengembangan kopi, peternakan, dan pertanian di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal bertemu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pengembangan potensi perkebunan dan pertanian, khususnya komoditas kopi untuk mendongkrak perekonomian daerah.
Foto: Diskominfo Puncak  

Amran menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap kemajuan Papua di sektor pangan. Alokasi anggaran sebesar Rp 5 triliun telah disiapkan untuk seluruh wilayah Papua pada periode 2025–2026. Anggaran ini difokuskan pada pembukaan lahan hingga pemberian bantuan sarana produksi pertanian, termasuk di kawasan pegunungan seperti Kabupaten Puncak.

Ia menilai, pembangunan pertanian di Papua harus disesuaikan dengan karakteristik dan potensi spesifik tiap daerah.

“Jika sesuai dengan potensi wilayah, aktivitas bercocok tanam diharapkan lebih optimal sehingga mendatangkan keuntungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambah Mentan.

Sementara itu, Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal menjelaskan audiensi bersama Mentan untuk mengajukan dukungan program dan bantuan teknis dari Kementerian Pertanian. Hal ini dinilai krusial untuk meningkatkan kapasitas produktivitas tanaman pangan, perkebunan kopi, serta peternakan demi mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Naftali memaparkan Kabupaten Puncak yang berada di dataran tinggi sangat cocok untuk pengembangan kopi arabika dan berbagai jenis sayuran. Penguatan sektor pertanian ini juga dibutuhkan untuk mengantisipasi ancaman fenomena cuaca ekstrem El Nino agar masyarakat terhindar dari risiko gagal panen.

“Kami menyampaikan potensi perkebunan kopi dan sayur-sayuran di 25 distrik yang ada di Kabupaten Puncak. Sudah dua tahun kami tidak menerima alokasi bantuan program dari Kementerian Pertanian. Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada APBD daerah, kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” kata Naftali.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Puncak Viktor Nemba Pongsonggi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Herman Wanma, serta jajaran staf Dinas Pertanian Kabupaten Puncak. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Puncak Tetapkan Status Tanggap Darurat Tangani Kekeringan dan Hujan Es

25 August 2026 - 09:09 WIT

Dampak El Nino, Pemkab Puncak Distribusikan 1.300 Ton Beras hingga Desember

25 August 2026 - 08:38 WIT

Dampak Musim Kering di Ilaga Puncak, Kebakaran Hebat Habiskan Rumah hingga Ternak Warga

22 August 2026 - 20:09 WIT

Pemkab Puncak Siapkan Lahan di Omukia untuk Sekolah Rakyat

22 August 2026 - 01:28 WIT

Pemkab Puncak Hibahkan Rp2 Miliar untuk Pembangunan GKII Yordan Kago I

22 August 2026 - 01:18 WIT

Ketua TP-PKK Puncak Minta Kader Jadi Solusi Stunting dan Penggerak Ekonomi Kampung

21 August 2026 - 17:37 WIT

Trending di KABAR PUNCAK