Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 24 Mar 2025 21:57 WIT

Kekerasan KKB kepada Guru dan Nakes, Bupati Yahukimo: Jika Mereka TNI/Polri, Saya Siap Mundur


					Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli saat memberikan keterangan pers. (Foto Dok Satgas Damai Cartenz 2025)
Perbesar

Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli saat memberikan keterangan pers. (Foto Dok Satgas Damai Cartenz 2025)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Menanggapi isu dan tudingan yang beredar pascainsiden kekerasan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada para guru dan tenaga kesehatan (nakes) bahwa status mereka yang bertugas di Anggruk, Kabupaten Yahukimo berasal dari TNI/Polri, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dengan tegas membantah tudingan tersebut.

“Tudingan itu 100 persen tidak benar. Proses rekrutmen kami terbuka dan diketahui publik. Jika ada yang mengatakan mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada saya. Kalau benar, saya siap mundur dari jabatan bupati,” tegas Bupati Yahukimo Didimus Yahuli.

Menurut Didimus, para guru dan nakes telah direkrut sejak tahun 2021 lalu, melalui proses terbuka dengan persyaratan khusus, termasuk latar belakang pendidikan dan keyakinan agama.

Didimus menekankan, pemerintah memiliki etika dan moral dalam memimpin, serta berkomitmen untuk mempersiapkan generasi muda lebih baik. “Kami ingin memastikan regenerasi guru yang siap menghadapi tantangan global. Kami tidak ingin masa depan daerah ini suram karena keterbatasan kemampuan membaca dan menulis,” terangnya.

Dengan langkah-langkah yang diambil, pemerintah daerah berharap dapat memulihkan situasi di Anggruk dan memastikan keamanan serta keberlanjutan pendidikan di wilayah tersebut.

Untuk itu, Didimus berkomitmen pemulihan pascainsiden di Anggruk, Yahukimo. Dia juga mengonfirmasi adanya serangan di Puskesmas dan Sekolah YPK Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat, 21 Maret 2025.

Dalam keterangannya di Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Didimus menyampaikan, proses evakuasi korban sempat terkendala cuaca buruk, namun berhasil dilakukan pada Minggu, 23 Maret 2025 dengan dukungan tiga helikopter TNI dan lima pesawat sipil.

Didimus mengungkapkan, insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, tiga luka berat, empat luka ringan, dan tiga orang lainnya selamat. Ia juga menegaskan, informasi yang sebelumnya beredar tentang enam hingga tujuh korban meninggal dunia tidak benar setelah dilakukan verifikasi di lokasi.

“Karena keterbatasan alat kesehatan di sini, kami meminta pilot membawa korban ke Jayapura agar mendapatkan perawatan yang lebih baik. Kami turut berdukacita atas kepergian tenaga guru yang meninggal dunia. Semoga jasa, pengabdian, dan pelayanannya diterima di sisi Tuhan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan,” ujar Didimus.

Jenazah Rosalia Lere Sogen, guru kontrak yang menjadi korban meninggal dunia, saat ini disemayamkan di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura, dan direncanakan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Didimus menyebutkan, insiden ini merupakan kejadian luar biasa yang belum pernah terjadi selama 64 tahun sejak Injil masuk ke daerah tersebut.

“Kami biasa merasakan keamanan dan ketenangan. Namun, kali ini kami semua, termasuk pemerintah, masyarakat, dan gereja, terkejut dan syok atas kejadian ini. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi di daerah terpencil seperti ini,” tegasnya. ***(Imelda/Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Nabire Ungkap Kasus Pembunuhan Remaja Putri yang Jasadnya Terbakar

31 July 2026 - 22:41 WIT

Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Dilaporkan Jatuh dalam Pelayaran Lobo-Poumako

30 July 2026 - 18:17 WIT

Polisi Grebek Pabrik Sopi dan Sagero Rumahan di Merauke

30 July 2026 - 17:25 WIT

Kapolres Kaimana Imbau Bijak Bermedia Sosial, Hindari Unggahan Berpotensi Langgar Hukum

30 July 2026 - 09:46 WIT

1000 Aparat Keamanan Gabungan Bersiaga Antisipasi Unjuk Rasa di Jayapura

29 July 2026 - 16:12 WIT

Suhardin, Nelayan yang Hilang di Kaimana Ditemukan

29 July 2026 - 15:02 WIT

Trending di PERISTIWA