Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KOTA JAYAPURA · 24 Jun 2026 21:20 WIT

Kasus Malaria Melonjak, Pemkot Jayapura Dorong Percepatan Eliminasi


					Saat Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru membuka resmi Pertemuan Lintas Sektor dengan Ketua RT/RW dalam Pencegahan dan Penanggulangan Malaria di Kota Jayapura Tahun 2026, Kota Jayapura, Papua, Rabu, 24 Juni 2026. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Saat Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru membuka resmi Pertemuan Lintas Sektor dengan Ketua RT/RW dalam Pencegahan dan Penanggulangan Malaria di Kota Jayapura Tahun 2026, Kota Jayapura, Papua, Rabu, 24 Juni 2026. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat sebanyak 20.985 warga terkonfirmasi positif malaria sepanjang Januari hingga Mei 2026, dari target pemeriksaan 668.337 orang.

“Angka ini menegaskan tingginya beban penyakit malaria di Kota Jayapura,” kata Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, usai menghadiri Pertemuan Lintas Sektor dengan Ketua RT/RW dalam Pencegahan dan Penanggulangan Malaria di Kota Jayapura Tahun 2026, Kota Jayapura, Papua, Rabu, 24 Juni 2026.

Rustan juga menekankan bahwa pengendalian harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga dan masyarakat. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi garda terdepan dalam mendukung percepatan eliminasi malaria yang ditargetkan tercapai pada 2027.

“Pengendalian malaria harus dimulai dari keluarga dan masyarakat. Pemerintah mendorong keterlibatan kader kesehatan dan berbagai elemen masyarakat untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya pencegahan malaria,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Juliana Napitupulu menyebut, kasus malaria terjadi hampir di semua distrik di wilayah Kota Jayapura, dengan angka tertinggi di Koya Barat, Distrik Muara Tami, dan Kelurahan Ardipura, dan Distrik Jayapura Selatan.

Berdasarkan data 2025, Kota Jayapura menjadi daerah dengan tingkat endemisitas malaria tertinggi kedua di Papua dengan jumlah kasus positif mencapai 70.990 kasus,” terang Juliana.

Juliana juga menyebut, kasus malaria di Kota Jayapura menyebar hampir di semua distrik. Berdasarkan data tahun lalu, menunjukkan Kota Jayapura menempati posisi kedua tertinggi endemisitas malaria di Papua.

Untuk menekan angka penularan, kata Juliana, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memperkuat strategi TOSS Malaria melalui tiga langkah utama: Temukan (deteksi dini kasus), Obati (pengobatan segera hingga sembuh), dan Kendalikan Vektor (pencegaha gigitan nyamuk).

“Strategi ini menjadi pendekatan utama percepatan eliminasi malaria melalui penemuan kasus secara dini, pengobatan tepat, serta pengendalian lingkungan berkelanjutan,” jelas Juliana. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Optimalkan PAD, Pemkot Jayapura Gelar Pekan Panutan Pajak 2026

18 June 2026 - 16:21 WIT

Dinkes Kota Jayapura Gandeng Jurnalis Perang Lawan Stigma HIV AIDS dan Tuberculosis

12 June 2026 - 19:23 WIT

Andalkan Sektor Jasa, Pemkot Jayapura Optimis Target PAD Rp307,57 Miliar Terpenuhi

19 May 2026 - 23:39 WIT

Simbol Kerukunan, Pemkot Jayapura Dorong Distribusi Daging Kurban untuk Semua Umat

19 May 2026 - 09:27 WIT

Pemkot Jayapura Larang Penggunaan Kantong Plastik untuk Pembagian Daging Kurban

18 May 2026 - 21:43 WIT

Gebrakan Koperasi Merah Putih di Kota Jayapura

17 May 2026 - 23:21 WIT

Trending di KABAR KOTA JAYAPURA