Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 3 May 2024 21:23 WIT

Kado Buat Masyarakat, PLN Terangi Lima Kampung di Kabupaten Keerom


					Penyalaan lisrik serentak untuk lima kampung pada puncak HUT ke-21 Kabupaten Keerom, Papua. (Dok PLN) Perbesar

Penyalaan lisrik serentak untuk lima kampung pada puncak HUT ke-21 Kabupaten Keerom, Papua. (Dok PLN)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan infrastruktur kelistrikan pada lima kampung di Kabupaten Keerom, Papua.

Setelah harus merasakan gelap gulita selama bertahun-tahun, kini masyarakat lima kampung dapat menikmati layanan kelistrikan selama 24 jam penuh. Kelima kampung tersebut yakni Kampung Banda, Kampung Pund dan Kampung Ampas serta Kampung Skofro dan Kampung Uskuwar.

Melewati akses yang menantang, kelima kampung tersebut harus ditempuh selama kurang lebih 3,5 jam dari Kota Jayapura. Hadirnya listrik PLN mengobati kerinduan masyarakat kampung tapal batas antara Indonesia dengan Papua Nugini.

Perwakilan masyarakat Kampung Banda, Alex May (50) mengaku masyarakat sudah lama mendambakan penerangan yang layak pada malam hari. Untuk penerangan sebelumnya masyarakat kampung menggunakan pelita atau obor setiap malamnya dalam beraktivitas.

“Kalau beli di sini, harga minyak tanah untuk nyalakan obor dan pelita itu per liternya sebesar sepuluh ribu. Biasanya tiap rumah membutuhkan 5-7 liter untuk kurang lebih pemakaian satu bulan, tetapi digunakan secara terbatas,” kata Alex.

Ia berharap lampu dapat hadir pada semua rumah untuk membantu proses belajar anak-anak pada malam hari. “Kami juga bisa pakai untuk membuat bangku atau meja jika ada setrum dan tentunya bisa menambah penghasilan,” ujar Alex.

Sinergi PLN dan Pemda Sediakan Infrastruktur Kelistrikan

Penyalaan lisrik serentak untuk lima kampung pada puncak HUT ke-21 Kabupaten Keerom, Papua. (Dok PLN)

Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan apresiasi kepada PLN dan seluruh pihak yang telah membantu untuk mewujudkan ketersediaan listrik di Kabupaten Keerom. Pemerintah bersama PLN bersinergi dalam mengambil langkah-langkah menyediakan infrastruktur kelistrikan yang memadai.

Piter percaya dengan komitmen yang baik, maka kolaborasi mulia antar instansi ini akan terus membawa kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Saya merasa bahagia, karena PLN bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Ini memberikan harapan yang sangat besar bahwa Kabupaten Keerom dari waktu ke waktu akan terus mengalami kemajuan khususnya terkait fasilitas penerangan,” ucapnya.

Ia berharap PLN selalu menjadi mitra penting kami untuk bisa mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap PLN selalu memiliki inovasi hingga strategi-strategi taktis dalam menerangi seluruh tanah Papua,” ungkap Piter.

Sistem kelistrikan Senggi menyuplai Kampung Banda dan Kampung Pund, sedangkan Kampung Ampas, Kampung Uskuwar dan Kampung Skofro disuplai dari sistem Kelistrikan Arso.

PLN juga membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 28,75 kms, jaringan tegangan rendah sepanjang 17,51 kms dan 11 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 575  kVA guna melistriki 5 kampung tersebut.

Komitmen PLN Dukung Peninkatan Taraf Hidup Masyarakat

Petugas PLN membangun jaringan untuk melistriki lima kampung di Kabupaten Keerom, Papua. (Dok PLN)

Sementara itu, General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono, menjelaskan hadirnya listrik menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung peningkatan taraf kehidupan masyarakat.

PLN terus berupaya untuk menyediakan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat khususnya di tanah Papua. Kehadiran PLN juga diharapkan sebagai andil dalam menyejahterakan masyarakat, minimal untuk bisa menikmati listrik, bisa untuk belajar dan tentunya untuk menumbuhkan perekonomian.

“Pada prinsipnya, PLN siap melayani kebutuhan listrik 358 calon pelanggan di kelima kampung tersebut, karena jaringan kelistrikan sudah siap. PLN hanya perlu melakukan penyambungkan ke rumah-rumah warga apabila secara administrasi biaya penyambungan dan instalasi rumah sudah selesai dipenuhi oleh calon pelanggan,” katanya.

Budiono berharap adanya dukungan dan peran serta pada masyarakat sekitar dalam menjaga keamanan jaringan listrik di lima kampung tersebut. “Kalo ada pohon-pohon di dekat jaringan, dimohon masyarakat bisa rela untuk dirampal/dipangkas sehingga gangguan penyaluran listrik bisa diminimalisir,” pinta Budiono.

Ia juga mengungkapkan bahwa penyalaan lisrik serentak pada lima kampung  pada acara puncak peringatan hari jadi Kabupaten Keerom ke-21 tahun.  Penyalaan listrik juga menjadi kado bagi masyarakat Keerom.

“Hadirnya listrik menjadi kado untuk masyarakat Kabupaten Keerom untuk merasakan layanan kelistrikan berkeadilan. Penyalaan Listrik tersebut sebagai kado dari PLN buat masyarakat Kabupaten Keerom. Semoga semuanya semakin sejahtera,” ucapnya.  *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Upaya Pertamina Patra Niaga Wujudkan Subsidi Tepat Sasaran

25 May 2024 - 15:19 WIT

Pedagang Ikan Asar Jayapura Naik Kelas, Lapak Jualan Pakai Booth Kontainer

22 May 2024 - 23:11 WIT

KRIS Belum Diterapkan di Papua, BPJS Kesehatan Genjot Inovasi di Daerah 3T

21 May 2024 - 21:33 WIT

Majelis Rakyat Papua Gandeng Perbankan Bangun Ekonomi OAP yang Lebih Baik

18 May 2024 - 21:21 WIT

13 Ribu Ton Beras Impor Tiba di Papua, Stok Cukup untuk 5 Bulan

16 May 2024 - 17:53 WIT

BRImo Mempermudah Transaksi Finansial Jemaah Haji di Tanah Suci

16 May 2024 - 14:03 WIT

Trending di BISNIS