Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 24 Apr 2026 12:37 WIT

Jeritan Pengusaha Plastik di Serui Saat Harga Meroket Dua Kali Lipat


					Toko Raffa Jaya Plastik di Jalan Imam Bonjol, Kota Serui.  Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Toko Raffa Jaya Plastik di Jalan Imam Bonjol, Kota Serui. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui – Kenaikan harga plastik hingga 100 persen berdampak pada pelaku usaha di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kenaikan harga plastik yang terjadi sejak Hari Raya Idulfitri 2026, dipicu faktor global seperti perang dan distribusi.

Salah satunya pengusaha Owner Raffa Jaya Plastik, Edy Akbar menjelaskan harga plastik sangat fluktuatif bahkan bisa berubah dalam hitungan hari.

“Kalau hari ini kita tanya harga, besok atau lusa saat mau membeli, harganya sudah berbeda,” katanya, Kamis 23 April 2026.

Menurut Edy, kenaikan harga mulai terjadi setelah Hari Raya Idulfitri, dengan lonjakan awal berkisar 20 hingga 50 persen. Namun, secara akumulatif hingga saat ini kenaikan telah mencapai sekitar 100 persen.

Edy bilang, kenaikan harga terjadi secara bertahap hingga tiga sampai empat kali pada satu jenis barang. Kondisi ini turut memengaruhi jumlah pengambilan stok.

“Dulu saat harga normal, kami bisa ambil hingga 20 karton. Sekarang, sejak harga naik, kami hanya mampu mengambil 5 sampai 10 karton. Bahkan nilai 10 karton sekarang setara dengan 20 karton saat harga masih normal,” jelasnya.

Dampak kenaikan harga ini juga dirasakan dari sisi penjualan. Edy menyebut terjadi penurunan jumlah konsumen sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan sebelumnya.

“Saat ini kami berada di posisi bertahan dan memastikan stok tetap tersedia. Untuk memenuhi kuota seperti sebelumnya belum bisa, karena kami harus mengurangi order dari 20 menjadi sekitar 10 karton,” tambahnya.

Salah satu contoh kenaikan harga terlihat pada plastik minuman es yang sebelumnya dijual seharga Rp10 ribu, kini naik menjadi Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kemasan. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Investasi Melejit di Timur, Investor Pasar Modal Papua Tembus 136 Ribu

7 May 2026 - 19:40 WIT

Harga LPG Non-Subsidi di Papua Naik, Pertamina Pastikan Stok Terpenuhi

6 May 2026 - 06:48 WIT

Kata Pelaku Ekonomi Papua Terkait World Press Freedom Day di Jayapura

4 May 2026 - 22:57 WIT

Sosok Srikandi PLN Terangi Ujung Timur Indonesia

2 May 2026 - 16:41 WIT

Akselerasi “Papua Terang” untuk Keandalan Listrik di Manokwari dan Teluk Bintuni

1 May 2026 - 12:47 WIT

Ribuan Pelanggan di Papua Nikmati Promo Tambah Daya “Power Up Real” PLN

30 April 2026 - 12:51 WIT

Trending di BISNIS