KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Insiden tragis yang merenggut dua nyawa ini menjadi duka mendalam bagi warga Jayapura. Kedua korban Bernama Charles Kilungga telah lebih dulu ditemukan pada hari pertama pencarian, Rabu 18 Februari 2026. Kemudian Virgo Komba ditemukan hari ini, Kamis 19 Februari 2026. Keduanya terseret ombak saat berenang di Pantai Base G Kota Jayapura pada Rabu 18 Februari 2026.
Kronologi
Peristiwa bermula pada Rabu siang sekitar pukul 11.00 WIT. Saat itu, Virgo Komba berenang bersama rekan-rekannya di sisi kiri Pantai Base-G. Nahas, Virgo tiba-tiba terseret arus yang kuat.
Melihat rekannya dalam bahaya, Charles Kilungga dengan heroik berupaya memberikan pertolongan. Namun, kuatnya arus membuat keduanya justru ikut terseret ke tengah laut dan hilang dari pandangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Sucipto menjelaskan operasi dilakukan dengan membagi tim menjadi beberapa unit (SRU), termasuk tim selam dari Basarnas, Marinir, dan Polairud.
Charles Kilungga ditemukan oleh tim selam pada Rabu sore dan langsung di hari dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara.
Pencarian hari kedua pada Kamis dilanjutkan dan sekitar pukul 15.00 WIT, warga setempat bernama Wili Awom bersama keluarga korban yang melakukan penyelaman tradisional akhirnya menemukan jenazah Virgo Komba.
Dengan ditemukannya seluruh korban, pimpinan koordinasi lapangan menyatakan Operasi SAR di Pantai Base-G ditutup. Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi luar biasa dari berbagai unsur yang terlibat, mulai dari Polairud Polda Papua, Marinir, Baznas, PMI, hingga komunitas RAPI, ORARI, dan Saka Wanabhakti. *** (Rilis)


















