Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 9 Apr 2026 19:18 WIT

Jaringan Internet Jayapura Putus, Ribuan Siswa SMP di Kabupaten Jayapura Batal Ujian TKA


					Ilustrasi siswa SMP di Jayapura. Perbesar

Ilustrasi siswa SMP di Jayapura.

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMP di Kabupaten Jayapura bata dilakukan akibat jaringan internet putus tiba-tiba. Jaringan intenet menghilang di Jayapura dan sekitarnya mulai pukul 08.47 WIT, bersamaan saat siswa SMP sedang melaksanakan TKA hari kedua. 

“Ada 54 sekolah SMP dan ribuan siswa SMP di Kabupaten Jayapura terdampak akibat putusnya internet. Para siswa tidak bisa mengakses soal TKA akibat gangguan jaringan internet. Apalagi semua sekolah ini menggunakan wifi. Jadi, saat wifi gangguan, semua otomatis terdampak dan tidak bisa mengakses soal-soal TKA,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw, dihubungi kabarpapua.co lewat gawainya, Kamis 9 April 2026.

Pasca kejadian ini, 54 sekolah SMP akan menggelar jadwal ulang TKA untuk susulan. “Ini parah sekali, menyulitkan kami. Kasihan kepada anak-anak yang sudah siap mengikuti TKA. Kami harapkan, saat jadwal susulan, tak ada kejadian serupa,” ujarnya.

Kembali Manual

Amelia bilang, walaupun ada kemajuan teknologi, namun hal-hal putusnya internet tak bisa diprediksi.

“Solusinya soal-soal ujian dikerjakan secara manual seperti jaman dulu. Tapi berarti ini kemunduran dan harusnya tidak terjadi. Harusnya operator jaringan itu memahami bahwa ada pelaksanaan TKA dan ada antisipasi jika terjadi hal-hal seperti ini,” ujarnya.

Dia berharap peran pemerintah untuk berkomunikasi dengan pihak operator telekomunikasi, sehingga hal seperti putusnya jaringan internet di saat ujian siswa tak terjadi lagi.

“Apalagi semua ini tak gratis. Kami membeli pulsa bahkan membayar tagihan Wifi dan semua ini bukan gratis, tapi dibayar. Jadi, gangguan seperti ini jelas merugikan kami sebagai pelanggan,” katanya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petaka Santap Menu MBG di Depapre Jayapura, Keracunan Massal Terjadi

4 August 2026 - 23:59 WIT

Kodam Cenderawasih Ungkap Peran OPM Joni Wanimbo dan Teranus Enumbi pada Penembakan Pekerja Jalan di Tolikara

4 August 2026 - 19:29 WIT

Lima Pekerja Jalan Nasional di Tolikara Selamat dari Teror Penembakan KKB

3 August 2026 - 23:39 WIT

4 Pekerja Proyek Jalan Nasional di Tolikara Tewas Ditembak OPM

3 August 2026 - 12:28 WIT

Polres Nabire Ungkap Kasus Pembunuhan Remaja Putri yang Jasadnya Terbakar

31 July 2026 - 22:41 WIT

Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Dilaporkan Jatuh dalam Pelayaran Lobo-Poumako

30 July 2026 - 18:17 WIT

Trending di PERISTIWA