KABARPAPUA.CO, Teluk Wondama– Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) hadir di Werianggi–Werabur, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui pemetaan potensi wilayah, penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan akses pasar komoditas lokal.
Tim 1 UI yang ditugaskan di lokus Werianggi–Werabur terdiri dari 6 orang, dengan Agung Nugroho sebagai Ketua Tim. Anggota tim terdiri atas Fakhri Reza, Fotuho Febrianus Zega, Muhammad Gufie Trio Nanda, Muhammad Husni, dan Muhammad Afif Ardiyawan.
Dalam pelaksanaan penugasan, Tim 1 UI mengangkat tema “Optimalisasi Peran Koperasi dalam Sistem Distribusi Komoditas Lokal dan Akses Pasar Masyarakat.” Tema tersebut menjadi fokus utama tim dalam melihat bagaimana koperasi dapat dikembangkan sebagai salah satu kelembagaan ekonomi yang mampu mendukung masyarakat, khususnya dalam mengelola potensi komoditas lokal dan memperluas akses pemasaran.
Selama masa penugasan sekitar 4 bulan, tim akan melakukan berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari observasi dan pemetaan kondisi wilayah, pengumpulan data, identifikasi potensi komoditas lokal, pemetaan kebutuhan masyarakat, hingga pengkajian sistem distribusi dan akses pasar.
Selain itu, tim juga akan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah kampung, pengelola koperasi, serta pemangku kepentingan lainnya. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi aktual di lapangan sekaligus mengidentifikasi peluang dan kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi.
Fokus pada koperasi menjadi bagian penting karena keberadaan koperasi diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara masyarakat sebagai produsen dengan pasar, sehingga komoditas lokal memiliki sistem distribusi yang lebih terorganisir dan peluang pemasaran yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Tim Ekspedisi Patriot UI diharapkan dapat menghasilkan pemetaan potensi, rekomendasi pengembangan koperasi, serta strategi peningkatan distribusi dan akses pasar komoditas lokal yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Werianggi–Werabur.
Kehadiran Tim 1 UI selama masa penugasan diharapkan tidak hanya menghasilkan data dan rekomendasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan kawasan Werianggi–Werabur secara berkelanjutan. *** (Rls)


















