Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 2 Dec 2025 17:12 WIT

Gubernur Fakhiri: 2026, Pelabuhan Peti Kemas Pindah di Depapre


					Gubernur Fakhiri: 2026, Pelabuhan Peti Kemas Pindah di Depapre Perbesar

KABARPAPUA.CO, Sentani– Dorong peningkatan pendapatan daerah serta meningkatkan perekonomian masyarakat pemerintah provinsi Papua bahak merelokasi pelabuhan peti kemas di Pelabuhan Depapre termasuk membangun dermaga perikanan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Papua Matius D Fakhiri saat meninjau Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura, Senin 01 Desember 2025

Gubernur Fakhiri menyebutkan di tahun 2026 bongkar muat peti kemas tidak lagi di pelabuhan laut Kota Jayapura melainkan di Depapre Kabupaten Jayapura.

“Tahun depan pastinya kegiatan bongkar muat sudah di sini (pelabuhan Depapre red) l, apalagi lokasi ini cukup besar,” jelasnya.

Kata Gubernur Fakhiri, Depapre menjadi lokasi strategis untuk bongkar muat peti kemas selain mengingatkan PAD, relokasi ini juga mengatasi kerisihan masyarakat yang mengeluh soal kendaraan kontainer yang kerap membuat kemacetan di kota Jayapura.

“Bongkar muat di Jayapura juga cukup mengganggu kenyamanan berlalulintas dan itu yang sering dikeluhkan pengguna jalan,” ucap Gubernur Fakhiri.

Yang menjadi tugas saat ini, menurut Gubernur Fakhiri, yakni fasilitas penunjang dan akses jalan khusus bagi kendaraan kontainer.

“Untuk jalan saya sudah sampaikan untuk dinas PU melihat hal itu termasuk fasilitas penunjang dari dinas perhubungan,” jelasnya.

Perihal perikanan, kata Gubernur Fakhiri di Distrik Depapre menjadi  tempat strategis dibangunnya dermaga perikanan, yang bertujuan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat termasuk daerah.

Namun yang menjadi catatan penting yakni kembali lagi ke masyarakat setempat perihal lokasi agar tidak terjadi aksi-aksi palang memalang.

“Pembangunan ini selain meningkatkan pendapatan daerah, masyarakat juga akan merasakan langsung dampaknya, kami akan bangun dan rancang buat tahun depan,” pungkasnya.

Sementara itu Kadis PU Provinsi Papua Robert Awi menjelaskan jalan khusus aktivitas bongkar muat bakal diselesaikan.

“Dulu sudah ada jalan khusus kontainer, namun tidak dilanjutkan. Sekarang kami akan lanjutkan sesuai petunjuk dari pak Gubernur,” jelasnya.

Dirinya juga menyebutkan, untuk saat ini pihaknya akan mendesain dan merancang jalan tersebut, termasuk berkomunikasi dengan pemilik hak ulayat agar tidak menjadi persoalan dikemudian hari. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Selain Malaria, Inilah 2 Penyakit Menular Tertinggi di Papua

29 April 2026 - 00:45 WIT

Begini Skema Pembayaran TPP ASN Pemprov Papua

28 April 2026 - 14:57 WIT

Gubernur Papua Temui Warga yang Tolak Pengembangan RS Marthen Indey Jayapura

28 April 2026 - 14:31 WIT

Gubernur Fakhiri: Proyek Kereta Api di Papua Bukan Wacana

28 April 2026 - 08:34 WIT

Pola Kerja WFH ASN Pemprov Papua Akan Dievaluasi

23 April 2026 - 12:57 WIT

Bangga Kencana: Generasi Emas 2045 Papua Dimulai dari Keluarga

14 April 2026 - 13:52 WIT

Trending di KABAR PAPUA