KABARPAPUA.CO, Serui – Jemaat GKI Lilin Kecil Barawaikap, Klasis Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, menyambut hangat kedatangan rombongan Tour Wisata Rohani Jemaat GKI Siloam Porisa, Klasis Supiori Selatan.
Sebanyak 149 peserta disambut secara adat dengan penuh sukacita sebagai wujud mempererat persekutuan, kasih, dan persaudaraan di lingkungan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua.
Penyambutan dilakukan secara adat mulai dari pintu masuk kampung hingga menuju Gedung Gereja GKI Lilin Kecil Barawaikap. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan sukacita atas kunjungan rombongan jemaat dari Supiori Selatan.
Peserta tour rohani yang hadir tidak hanya berasal dari Persekutuan Kaum Bapak (PKB), tetapi juga melibatkan Persatuan Wanita (PW), Persekutuan Angkatan Muda (PAM), serta anak-anak Sekolah Minggu Jemaat GKI Siloam Porisa.
Ketua Majelis Jemaat GKI Lilin Kecil Barawaikap, Pdt. Delima Randongkir, S.Th., atas nama seluruh warga jemaat menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan. Ia berharap kunjungan tersebut semakin mempererat hubungan persaudaraan antarsesama warga GKI di Tanah Papua.
“Kami menyambut dengan penuh sukacita kehadiran saudara-saudara dari Jemaat GKI Siloam Porisa. Semoga melalui persekutuan ini, iman dan kasih kita kepada Kristus semakin bertumbuh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Jemaat GKI Lilin Kecil Barawaikap, Erends Ampasoi. Menurutnya, kunjungan wisata rohani ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan bergereja.
Sementara itu, Ketua Panitia Tour Wisata Rohani Jemaat GKI Siloam Porisa, Festus Rumkabu, mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh warga Jemaat GKI Lilin Kecil Barawaikap.
Ia mengungkapkan, rombongan yang mengikuti tour wisata rohani berjumlah lebih dari 149 orang, terdiri atas unsur PKB, PW, PAM, hingga anak-anak Sekolah Minggu.
“Kami sangat bersyukur atas penyambutan yang luar biasa ini. Sambutan adat yang diberikan menjadi bentuk kasih dan penghormatan yang sangat berkesan bagi seluruh peserta,” katanya.
Tour wisata rohani tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu minggu. Selama berada di Kabupaten Kepulauan Yapen, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan.
Kegiatan itu, yakni ibadah bersama, pembinaan kerohanian, penyuluhan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya yang bertujuan membangun iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan pelayanan di tengah jemaat. ***(Ainum Faathirjal)


















