Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 12 Aug 2025 19:40 WIT

Gempa Magnitudo 6,4 Getarkan Sarmi, Tercatat 4 Kali Gempa Susulan


					Ilustrasi gempa Sarmi. Foto: BMKG wilayah V Jayapura Perbesar

Ilustrasi gempa Sarmi. Foto: BMKG wilayah V Jayapura

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Gempa bumi tektonik magnitudo 6,4 menggetarkan Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. BMKG setempat menyebutkan gempa tersebut tak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pada Selasa 12 Agustus 2025, sekitar pukul 17.24 WIT. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.21° LS ; 138,91° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 43 km arah tenggara Sarmi pada kedalaman 38 km.

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Jalur Anjak Mamberamo  ( Mamberamo Thrust Belt ) . Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

“Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Sarmi dengan skala intensitas IV-V MI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), daerah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Wamena dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). 

“Berdasarkan laporan dari masyarakat gempabumi ini menimbulkan kerusakan di Sarmi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.Hingga pukul 17.50 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 4  aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan kekuatan terbesar Magnitudo 4,1.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA