Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 6 May 2026 10:27 WIT

“Doom Tra Kosong” Bikin Milenial Sorong Jago Speaking


					Peserta pelatihan Bahasa Inggris gratis Perbesar

Peserta pelatihan Bahasa Inggris gratis "Doom Tra Kosong" di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Sorong– Program pelatihan “Doom Tra Kosong!” semakin membara. “Doom Tra Kosong!” atau “Doom Tidak Kosong” merupakan program belajar bahasa Inggris gratis yang digagas oleh Engelin Yolanda Kardinal dengan kolaborasi bersama dengan Yayasan Pulau Doom Papua, Indonesia Brain Camp, RYLICH PANORAMA Hotel, dan BPD HIPMI Papua Barat Daya.

Ratusan pelajar mulai dari SD hingga SMA antusias mengikuti belajar bahasa Inggris gratis. Mulai dari SD Misi Stella Maris Doom, SMA Negeri 4 Kota Sorong (Doom), SMP YPK Doom, hingga Gedung Sekolah Minggu Noach membuka pintu lebar-lebar. Puluhan ruangan kelas digunakan untuk menampung ratusan peserta dari berbagai kalangan. Ruang belajarnya disulap dengan penuh energi dan hidup, hingga membuat peserta sangat nyaman, aktif dan menyenangkan.

Penggagas sekaligus inisiator program, Engelin Yolanda Kardinal (rok hijau) berama Kepala Sekolah YPK Doom Sorong. Foto: ist

Penggagas sekaligus inisiator program, Engelin Yolanda Kardinal bersyukur dengan kegiatan “Doom Tra Kosong” Dirinya yakin kegiatan ini berjalan baik atas kerja sama semua pihak. Termasuk kepada Filda Malari, Founder Indonesia Brain Camp beserta Tya Rahayaan, sosok pemerhati pendidikan dan tim pengajar Indonesia Brain Camp.

SD Misi Stella Maris Doom, peserta pelatihan Bahasa Inggris gratis “Doom Tra Kosong” di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Foto: ist

“Terima kasih juga kepada Ketua Pelaksana Melkianus Muay (Melki) beserta seluruh tim yang bekerja keras. Ini adalah kerja sama yang luar biasa,” tambahnya.

Pelatihan intensif ini tidak hanya fokus pada kemampuan berbicara Bahasa Inggris, tapi juga bertujuan membangun kepercayaan diri generasi muda Pulau Doom agar siap menghadapi tantangan global.

“Ini baru langkah awal. Kami yakin pertemuan ini akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan anak-anak Pulau Doom. Semoga semakin banyak anak Pulau Doom yang mahir berbahasa Inggris dan berani bermimpi besar.” *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Lahir di WPFD 2026, Deklarasi Jayapura Jadi Tonggak Pers Berkualitas dari Timur Indonesia

5 May 2026 - 22:30 WIT

Jubir Gubernur Papua Apresiasi Terbentuknya Forum Pemred Papua

4 May 2026 - 10:10 WIT

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Komnas Perempuan: Jurnalis Perempuan Hadapi Risiko Berlapis

4 May 2026 - 05:01 WIT

Momentum WPFD 2026, AJI Indonesia: Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

3 May 2026 - 15:55 WIT

Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Peringati WPFD 2026 di Papua

3 May 2026 - 14:54 WIT

Film Agus Ohee adalah Napas Budaya Tanah Tabi

30 April 2026 - 15:39 WIT

Trending di RAGAM