Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 7 Mar 2026 17:47 WIT

Di Tengah Dinamika Geopolitik Global, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman


					Terminal BBM Pertamina di Dok 8, Kota Jayapura, Papua adalah fasilitas utama distribusi BBM yang berfungsi sebagai penyedia pasokan BBM untuk SPBU. (KabarPapua.co/Cunding Levi) Perbesar

Terminal BBM Pertamina di Dok 8, Kota Jayapura, Papua adalah fasilitas utama distribusi BBM yang berfungsi sebagai penyedia pasokan BBM untuk SPBU. (KabarPapua.co/Cunding Levi)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Di tengah dinamika geopolitik global dan layanan Ramadan Idulfitri, PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali. 

Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, stok BBM yang berada pada kisaran sekitar 21 hari merupakan stok/pasokan operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional,guna menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

Dalam siaran persnya ini, Roberth juga menjelaskan, pasokan operasional dimaksud adalah pasokan BBM yang disimpan dan sudah memenuhi kapasitas penimbunan BBM secara nasional yang akan disalurkan kepada masyarakat.

“Jumlah pasokan itu bersifat dinamis dan terus diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat,” kata Roberth dalam siaran persnya ke media, Sabtu, 7 Maret 2026.

Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga, kata Roberth, merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. 

“Stok ini terus dilakukan top-up/re-fill atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya, secara rutin berkala juga dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” jelas Roberth.

Roberth juga mengatakan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia. 

“Sistem ini memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat secara merata,” terangnya.

Menanggapi dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, kata Roberth, Pertamina Patra Niaga juga telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Sehingga berbagai langkah tersebut, kata Roberth, Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Lebih lanjut Roberth mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying). Pembelian yang tidak wajar justru berpotensi mengganggu distribusi yang seharusnya berjalan normal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Pembelian BBM sesuai kebutuhan akan membantu menjaga distribusi tetap stabil sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi secara merata,” terangnya.

Untuk itu, kata Roberth, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik. 

“Pertamina Patra Niaga juga akan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat serta memastikan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menjaga keamanan pasokan energi dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Roberth.

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas turut menyampaikan komitmen yang sama di level regional dalam menjaga stok pasokan operasional sepanjang Ramadhan dan Idulfitri. 

Menurut Ispiani, sistem logistik energi secara nasional sudah direncanakan untuk memastikan kehandalan suplai hingga ke seluruh wilayah di Indonesia, tidak terkecuali di Papua dan Maluku. 

“Di tingkat regional, kami juga terus memastikan perencanaan suplai BBM ke wilayah-wilayah kepulauan, pegunungan, dan wilayah 3T di Papua Maluku berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Ispiani.

Saat ini, kata Ispiani, seluruh Fuel Terminal di wilayah Papua dan Maluku dalam kondisi optimal untuk melakukan suplai ke lembaga penyalur yang melayani langsung kebutuhan BBM masyarakat selama masa Ramadhan dan Idulfitri.

“Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” kata Ispiani menambahkan. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Siapkan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera di Wayame

29 April 2026 - 13:56 WIT

Cara PLN Percepat Transformasi Layanan di RSUD Raja Ampat

29 April 2026 - 13:28 WIT

Jeritan Pengusaha Plastik di Serui Saat Harga Meroket Dua Kali Lipat

24 April 2026 - 12:37 WIT

BI: Partisipasi Responden Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Papua Selatan

22 April 2026 - 22:31 WIT

Bahan Baku Mahal, Harga Tahu di Serui Naik

22 April 2026 - 20:10 WIT

Pastikan Pasokan Terjaga, Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong

22 April 2026 - 17:29 WIT

Trending di BISNIS