Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

TEKNO · 28 Feb 2026 10:41 WIT

DARA, Solusi Kecanduan Gim pada Anak


					Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan Keynote Speech dalam Launching Digital Addiction Response Assistance (DARA) bersama dengan Gamers Anak di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (27/02/2026). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi Perbesar

Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan Keynote Speech dalam Launching Digital Addiction Response Assistance (DARA) bersama dengan Gamers Anak di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (27/02/2026). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran orang tua terhadap kecanduan gim pada anak.

Layanan ini diperkenalkan di Sarinah, Jakarta Pusat, dan ditujukan sebagai ruang konsultasi yang aman dan privat bagi anak maupun keluarga yang menghadapi persoalan adiksi digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan kehadiran DARA berangkat dari kegelisahan masyarakat, terutama para orang tua yang merasa kesulitan menghadapi perubahan perilaku anak akibat paparan gim daring berlebihan.

“Para orang tua tentu sangat terusik dengan kondisi ini. Di satu sisi, kita tahu gim bisa memicu kreativitas, sehingga kita tidak menutup industri gim. Namun di saat bersamaan, negara harus hadir membantu anak-anak kita yang terpapar adiksi,” ujar Meutya Hafid dalam acara peluncuran layanan DARA, Jumat 27 Februari 2026.

Layanan DARA merupakan karya talenta muda bangsa yang dirancang sebagai teman bercerita dan wadah konsultasi secara privat.

Layanan ini dapat diakses secara mudah oleh anak-anak maupun orang tua melalui laman https://adiksi.igrs.id/ atau melalui layanan konsultasi WhatsApp Indonesia Game Rating System (IGRS) di nomor 0811806860.

Kehadiran DARA mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan bahwa adiksi gim tidak boleh disederhanakan sebagai kenakalan anak.

Hal tersebut merupakan sinyal bahwa anak dan keluarga membutuhkan pendampingan yang tepat.

“DARA ini penting karena menempatkan keluarga sebagai garda terdepan. Ketika orang tua mendapatkan panduan yang praktis dan tidak menghakimi, keluarga akan lebih mampu menjaga keseimbangan. Anak tetap dapat menikmati gim secara sehat tanpa mengorbankan haknya,” kata Arifah.

Peluncuran layanan ini membuktikan komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman, ramah, dan mendukung pemulihan tanpa menghakimi. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Mafindo Jayapura Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial untuk Guru TK 

11 February 2026 - 06:01 WIT

PLN Mobile Catat Rekor Tertinggi Layani 216 Ribu Transaksi di Tanah Papua

12 December 2025 - 18:08 WIT

MAFINDO Wilayah Jayapura Gelar Kegiatan Implementasi Pelatihan AI Ready ASEAN

17 October 2025 - 11:07 WIT

Posko Merah Putih di Merauke dan Timika Gratiskan Internet, Cek Lokasinya di Sini

27 August 2025 - 14:16 WIT

Kabel Laut Sorong-Timika-Merauke Putus, Jaringan Internet di 11 Kabupaten Terganggu

16 August 2025 - 22:30 WIT

MyPertamina: Maryadat Mobile Legend Tournament Sukses Digelar di Kota Tual

11 July 2025 - 20:32 WIT

Trending di TEKNO