KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama istrinya, Idawati Waromi Murip melakukan panen raya ubi jalar dan jagung di Kampung Beam, Distrik Pyramid, Sabtu, 7 Februari 2025.
Kunjungan ke Kampung Beam juga didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J. Hendry Tetelepta, Manager PT PLN (Persero) UP3 Wamena Mahly Jeremot Kbarek, serta para rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya.
Kampung Beam merupakan salah satu tempat tinggal masa kecil Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama keluarga. Atenius sebagai bupati, perdana melakukan panen ubi jalar dan jagung di kampung ini.
“Perdana kami melakukan panen ubi jalar di Kampung Beam. Ini juga tempat tinggal keluarga kami. Saat ini kami diundang melakukan panen hasil pembinaan pemerintah yang mengajak kelompok tani untuk menanam,” jelas Atenius.
Menurut Atenius, menanam ubi dan jagung dapat mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat sebagai sumber karbohidrat.
“Kami imbau masyarakat di Kampung Beam, Distrik Pyramid secara khusus kaum pemuda untuk giat dalam program ketahanan pangan ini dengan bekerja kebun,” jelas Atenius.

Atenius juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk rajin menanam pangan lokal lainnya seperti pisang, tebu, buah nenas dan lainnya. Sebab bukan hanya dikonsumsi untuk keluarga, tapi juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Pada kesempatan itu, Bupati Jayawijaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Beam yang sudah mengundang Pemkab Jayawijaya untuk panen hasil kebun, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kami tadi sudah mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang meminta alat berat traktor, Pemkab Jayawijaya akan memberikan 1 alat berat untuk dipakai di Kampung Beam,” katanya.
Sebenarnya, kata Atenius, alat traktor milik Pemkab Jayawijaya ini diperbantukan di berbagai wilayah kampung dan distrik, kemudian dikembalikan jika sudah selesai dipakai. Tapi karena di Kampung Beam memiliki medan sulit, maka 1 alat berat akan diinventariskan di Kampung Beam untuk mengolah kebun.
Selain itu, kata Atenius, Pemkab Jayawijaya melalui Dinas Pertanian Jayawijaya juga memberikan 100 sekop untuk Kampung Beam. “Melalui PLN UP3 Wamena untuk listrik masuk ke Kampung Beam direncanakan tahun 2026 ini sudah masuk,” katanya. ***(Agris Wistrijaya)

















