Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 23 Jul 2026 21:40 WIT

Bulog Papua Pastikan Ketersediaan Beras dalam Kondisi Aman Jelang HUT RI


					Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Ketersediaan beras di wilayah Papua dipastikan dalam kondisi aman menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Perum Bulog Kantor Wilayah Papua memastikan stok beras yang tersedia saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari menyampaikan, saat ini total cadangan beras yang dimiliki Bulog Papua mencapai sekitar 32.365 ton.

“Jumlah itu terdiri stok yang tersimpan di gudang sekitar 19.993 ton dan pasokan yang masih dalam proses pengiriman sebanyak 12.371 ton,” katanya saat ditemui di Kota Jayapura, Kamis, 23 Juli 2026.

Ahmad juga mengatakan, jumlah stok itu menjadi bagian dari langkah strategis Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya menjelang momentum nasional seperti perayaan HUT Kemerdekaan RI yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat.

Ahmad memastikan, masyarakat Papua tak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Proses pengadaan dan distribusi terus berjalan secara berkelanjutan, guna memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi di seluruh wilayah kerja Bulog Papua.

“Pada prinsipnya ketersediaan beras untuk wilayah Papua aman. Stok ini cukup memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar tiga bulan ke depan, dan proses pemasukan beras terus berjalan,” terangnya.

Ahmad menambahkan, pasokan beras yang masuk ke Papua didatangkan dari sejumlah daerah sentra produksi pangan di Indonesia, seperti Sulawesi, Jawa Timur, dan Daerah Khusus Jakarta (DKI).

Menurut Ahmad, kesiapan stok pangan menjadi perhatian utama karena beras merupakan komoditas strategis yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional.

“Dengan kondisi stok yang tersedia saat ini, kami optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan dan memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Papua, terutama dalam menghadapi berbagai momentum penting nasional,” paparnya. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Esai Foto: Api Biru Jadikan Lapak Kaki Lima Jayapura Tumbuh

31 October 2026 - 00:19 WIT

Bulog Serui Perkuat Pengawasan SPHP, Pastikan Beras Pemerintah Tepat Sasaran

30 October 2026 - 18:34 WIT

Wujudkan Keadilan Negeri, PLN Sukses Terangi 128 Desa di Pelosok Papua

30 October 2026 - 16:44 WIT

Perkuat Keandalan Listrik dan Keamanan Infrastruktur, PLN Bangun Sinergi dengan Polda Papua Barat Daya

29 October 2026 - 13:24 WIT

HLN Ke-81, PLN Serui Nyalakan Listrik di Empat Kampung dan Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen

28 October 2026 - 20:38 WIT

Srikandi PLN Peduli Kesehatan Bergerak, Sasar Ibu Hamil dan Anak di Sorong

28 October 2026 - 14:43 WIT

Trending di BISNIS