Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 19 Jan 2024 22:46 WIT

Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Mandi di Muara Kali Orey Sarmi


					Ilustrasi tenggelam (Shutter Stock/Dudarev Mikhail) Perbesar

Ilustrasi tenggelam (Shutter Stock/Dudarev Mikhail)

KABARPAPUA.CO, Sarmi – Seorang bocah berusia 11 tahun berinisial SSR tewas tenggelam di Perairan Muara Kali Orey, Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, Kamis 18 Januari 2024.

Bocah tersebut tenggelam setelah mandi bersama delapan temannya sepulang dari sekolah. Mereka berusaha berenang ke bagian tengah dari muara kali. Nahas,  korban ternyata tidak bisa berenang.

Kasat Polairud Polres Sarmi, Iptu Suherman mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIT. Korban bersama delapan temannya sepulang dari sekolah langsung menuju muara kali orey dengan maksud untuk mandi-mandi.

Sekitar pukul 15.30 WIT, korban bersama temannya berenang ke bagian tengah Muara Kali Orey. Namun, beberapa saat kemudian korban malah tengggelam terbawa arus muara kali tersebut.

“Teman korban berinisial AN berusaha untuk menolong, namun karena arus kali yang deras, sehingga korban tidak dapat diselamatkan. Saksi bersama teman-teman lain kembali ke pinggir muara untuk mencari bantuan,” ucapnya.

Suherman mengatakan, peristiwa itu sempat diketahui oleh seorang warga berinisial BS yang melintas melihat korban terapung di pinggir muara. BS kemudian memanggil rekannya berinisial YW untuk memberikan pertolongan terhadap korban.

“Saksi ini melihat 30 menit setelah kejadian. Mereka berusaha memberikan pertolongan dengan memompa bagian dada, namun korban tidak ada merespons dan diduga telah meninggal dunia,” ujarnya.

Dia menambahkan, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayakam dan dimakamkan. “Jadi saksi YW ini sempat membawa korban ke Puskesmas Sarmi menggunakan sepeda motor. Dari pemeriksaan medis, korban ternyata sudah meninggal dunia,” terangnya. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 193 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Inilah Penyebab Tingginya Angka Kasus Perceraian di Nabire

22 September 2026 - 15:57 WIT

Sapaan Humanis Satgas Polri untuk Warga Sinak 

21 September 2026 - 16:09 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Keluarga Produktif dan Mandiri

21 September 2026 - 15:37 WIT

Komnas HAM Papua: Pembunuhan Warga Sipil di Wamena Kejahatan Kriminal Serius

18 September 2026 - 07:13 WIT

Lapas Kelas II B Serui Laksanakan Razia Blok Hunian WBP

16 September 2026 - 20:55 WIT

Aksi Kejam OPM Ndugama: Sopir Lajuran Wamena Dibakar bersama Mobilnya

16 September 2026 - 15:18 WIT

Trending di PERISTIWA