Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 6 Dec 2023 12:24 WIT

BI Papua Siapkan Uang Tunai Rp4,7 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru


					Ilustrasi rupiah. (Beritasatu Photo/Uthan A Rachim) Perbesar

Ilustrasi rupiah. (Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menyiapkan uang tunai sebanyak Rp4,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Deputi Perwakilan BI Papua, Thomy Andryas memperkirakan perekonomian wilayah Papua tumbuh 3,5 persen sampai 4,5 persen secara yoy di tahun 2023. Sementara pada 2024 tumbuh 5,25 persen  hingga 6,25 persen.

“Dari sisi pengendalian harga, kami memperkirakan inflasi Papua akan selaras dengan sasaran inflasi nasional sebesar 3+-1 persen di tahun 2023, dan 2+-1 persen di tahun 2024,” kata Thomy.

Untuk meningkatkan digitalisasi transaksi ekonomi, BI Papua pengembagan berbagai Paymant Chanel untuk kebutuhan masyarakat. Salah satunya lewat pengembangan QRIS yang cepat mudah, murah, aman dan handal.

“Kita patut berbahagia usaha yang telah kita lakukan selama ini memberikan hasil membanggakan. Ini bukti dengan prestasi, Kota Jayapura mendapatkan penghargaan sebagai TP2D terbaik tingkat kabupaten kota di wilayah Papua, Nusa Tenggara dan Maluku,” ujarnya.

Selain digitalisasi transaksi, BI bersama stakeholder berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar dalam jumlah yang cukup. Langkah ini juga untuk mendukung kedaulatan rupiah khususnya di daerah 3T terdepan, terluar dan terpencil.

“Beberapa program distribusi uang rupiah telah kita jalankan dengan baik. Salah satunya melalui program khas titipan kepada perbankan di 7 kabupaten kota,” beber Thomy.

Pada kesempatan itu, Thomy mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga inflasi menjelang akhir tahun 2023. “Mai kita bersama-sama memperkuat struktur perekonomian dengan memanfaatkan digitalisasi dan pembangunan berwawasan lingkungan,” tutupnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 170 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Operasional Hijau, PLN IP UBP Holtekamp Gelar Uji Emisi Kendaraan

3 August 2026 - 14:42 WIT

BI Papua-Pemkab Biak Numfor Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi

3 August 2026 - 14:21 WIT

Mulai 1 Agustus, Harga Pertamax Turun

1 August 2026 - 17:46 WIT

Sagu Cooker Bellatrix Dorong Modernisasi Pangan Tradisional yang Menyelaraskan Asta Cita dan SDGs

1 August 2026 - 17:12 WIT

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Trending di BISNIS