KABARPAPUA.CO, Manokwari – PT PLN (Persero) terus berupaya mendukung perekonomian masyarakat, terutama saat harga kebutuhan pokok yang terus melonjak. Hal ini terlihat dari siaran pers PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat ke media, belum lama ini.
Dalam siaran pers itu, dituliskan, lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN bekerja sama dengan yayasan lokal untuk menyalurkan ribuan paket bahan pokok (bapok) secara bertahap sejak momen Hari Raya Idulfitri 1447 H lalu.
Bantuan tersebut terdiri dari 1.546 paket untuk wilayah Bintuni dan 1.000 paket untuk wilayah Manokwari dan Fakfak yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 kilogram minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir.
Agar bantuan cepat sampai dan tepat sasaran, PLN menggandeng Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) di Kabupaten Teluk Bintuni serta Yayasan Rumberpon di Kabupaten Manokwari.
Bagi warga, ketersediaan bahan pangan ini memberikan dampak langsung yang sangat terasa. Aida (38), seorang ibu rumah tangga yang sudah lebih dari 10 tahun tinggal di Manokwari, merasa sangat terbantu dengan bantuan paket bapok yang diterima.
“Bapok ini sangat berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini benar-benar bisa meringankan pengeluaran rumah tangga kami, apalagi di saat harga bahan makanan sedang tinggi seperti sekarang,” kata Aida.

Menjangkau warga di wilayah Papua Barat tentu memiliki tantangan tersendiri. Bendahara Yayasan Rumberpon, Fadlan Sanusi Rahaningmas (31), menjelaskan bahwa jarak dan akses jalan adalah tantangan utama agar paket bapok yang disalurkan dapat tepat sasaran.
“Bantuan ini kami salurkan hingga ke kampung-kampung di 7 kabupaten. Namun, respon cepat dan komunikasi yang lancar dari tim PLN sangat membantu kami. Mulai dari survei sampai pembagian barang, prosesnya jadi jauh lebih cepat dan mudah,” jelas Fadlan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Phapeda, Christine Eveline Mustamu, menceritakan bahwa kini PLN tidak hanya hadir melalui penerangan di setiap rumah warga namun juga melalui aksi kepedulian yang tinggi untuk lingkungan sekitar baik dari sektor pendidikan, ekonomi hingga kesahatan.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh program PLN dan terus siap membantu agar kesejahteraan bisa dirasakan seluruh masyarakat hingga ke pelosok,” jelas Christine.
Christine juga mengatakan, ini sudah kedua kalinya yayasannya dipercaya menyalurkan bantuan dari PLN untuk warga Bintuni. Sebelumnya dibantu penyediaan ambulans, dan sekarang bapok. “Tim PLN bergerak sangat cepat dan terbuka. Kami harap program yang bermanfaat ini bisa terus berjalan untuk ke depannya,” katanya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan,program ini wujud nyata komitmen perusahaan meringankan beban ekonomi masyarakat. Melalui program TJSL ini, PLN ingin hadir langsung membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Melalui program TJSL ini, kata Diksi, PLN ingin hadir langsung membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Kami juga sangat berterima kasih kepada Yayasan Phapeda dan Rumberpon.
“Berkat kerja sama yang solid ini, tantangan akses dan jarak yang sulit di Papua Barat bisa ditembus, sehingga bantuan bisa cepat diterima warga yang benar-benar membutuhkan,” terang Diksi. ***(Siaran Pers)

















