Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 21 May 2024 13:52 WIT

Polisi Bongkar Peredaran Tembakau Gorila di Asmat, 2 Orang Diciduk Saat Transaksi


					Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menunjukkan barang bukti tembakau gorila, Selasa 21 Mei 2024. (KabarPapua.co/Abdel Syah) Perbesar

Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menunjukkan barang bukti tembakau gorila, Selasa 21 Mei 2024. (KabarPapua.co/Abdel Syah)

KABARPAPUA.CO, Asmat – Kepolisian Polres Asmat membongkar peredaran narkotika jenis tembakau sintetis alias Gorila di Kota Agats pada 14 Mei 2024. Dua orang berinisial AGG dan RYR ditangkap saat transaksi.

Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi dalam keterangan pers, Selasa 21 Mei 2024 menegaskan  telah menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini setelah keluarnya hasil uji laboratorium atas barang bukti.

Adapun barang bukti tersebut yakni  sitaan dari tangan pelaku AGG sebanyak 19,66 gram dan dari tangan pelaku RYR  seberat 0,97 gram. “Dari hasil pemeriksaan serta uji laboratorium, barang bukti tembakau mengandung narkotika golongan I jenis MBMB – 4en – Pinaca,” jelasnya.

Pesan Tembakau Gorila Lewat Medsos

Berdasarkan keterangan, pelaku mengaku memesan tembakau sintetis lewat media sosial. Rencananya pelaku akan mengedarkan tembakau tersebut di wilayah Asamat. “Mereka pesan dari luar Asmat,  dan nantinya akan dijual di Asmat dalam bentuk batangan rokok,” ujar Agus.

Atas perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka dengan Permenkes No 30 tahun 2023 tentang perubahan penggolongan narkotika di dalam UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Saya memberikan apresiasi atas kinerja jajaranya di lapangan.  Sebab, dengan pengungkapan peredaran narkoba dapat meyelamatkan generasi muda Asmat,” ucap Agus.

Pemasok Ganja dari Merauke Turut Diringkus

Selain menangkap dua pelaku penggedar tambakau sintetis, Polres Asmat juga berhasil menangkap pemasok ganja berinisial AIA. Dari tangan AIA, polisi menyita 12 bungkus  ganja kering sebesar 2,88 gram.

“Pelaku mengaku membawa ganja sebanyak 30 bungkus kecil  dari Kabupaten Merauke mengunakan kapal penumpang.  Pelaku berencana menjual ganja ini di Kabupaten Asmat,” ungkapnya.

 Agus menambahkan, pihaknya telah menetapkan AIA sebagai tersangka dengan dijerat  Pasal 114 (1) dan Pasal 111 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 terntang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 10 tahun.  *** (Abdel Syah)

Artikel ini telah dibaca 170 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Penyambutan Letkol Inf Ahmad Albar sebagai Dandim 1709 Yawa

21 July 2026 - 22:01 WIT

Hingga Juli 2026, Kasus Pencurian Mendominasi Diproses PN Serui

20 July 2026 - 22:59 WIT

Gerebek Honai Transit OPM di Intan Jaya, TNI Sita Senpi dan Amunisi

18 July 2026 - 22:12 WIT

Rental PS di Entrop Jayapura Ternyata Jadi Sarang Ganja dan Arak

18 July 2026 - 21:45 WIT

Catat Tanggalnya: Nobar Piala Dunia, Ratusan UMKM, hingga Hiburan Rakyat JAMBU Meriahkan HUT Papua Tengah

18 July 2026 - 17:47 WIT

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Terjatuh di Jembatan Merah Kota Jayapura

14 July 2026 - 21:24 WIT

Trending di PERISTIWA