KABARPAPUA.CO, Tembagapura– Upacara peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung dengan suasana haru dan khidmat. Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengajak seluruh keluarga besar perusahaan untuk mengheningkan cipta mengenang 9 rekan kerja yang gugur dalam dua insiden tragis sepanjang setahun terakhir.
Sebelumnya, 7 karyawan meninggal dunia akibat insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025.
Ke-7 karyawan itu adalah Balisang Telile, Dadang Hermanto, Holong Silaban, Irawan, Victor Ballesteros, Wigih Hartono, dan Zaverius Magai.
Sementara 2 karyawan lainnya, Erman Rustaman dan Simson Mulia, menjadi korban peristiwa penembakan yang terjadi pada kuartal pertama 2026.
“Mereka bukan sekadar karyawan, mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia. Tidak ada kejadian yang lebih menyedihkan daripada kehilangan anggota keluarga,” kata Tony dengan nada berat.
Insiden-insiden tersebut menjadi pengingat keras bagi PTFI bahwa prinsip keselamatan (Safety) tidak dapat ditawar. Tony menekankan setiap target produksi hanya memiliki makna jika seluruh insan dapat pulang dengan selamat ke keluarganya.
“Safety adalah bagian inti dari nilai perusahaan kami, SINCERE. Safety bukan hanya prosedur, melainkan nilai yang harus hidup dalam setiap keputusan dan tindakan,” tegasnya.
Pada kesempaan yang sama, PTFI turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada aparat keamanan, termasuk Kapolres Mimika, Dandim Mimika, Kaops Amole, serta Satgas Operasi Habema TNI dan Damai Cartenz Polri, atas upaya mereka menjaga keamanan wilayah kerja PTFI di tengah tantangan keamanan yang kompleks. ***(Agis Pranoto)













